Kolaborasi Milenial NTT di Jakarta: IMATTU dan HIMAPEN Sukseskan Kirab Budaya 2026 di TMII
[ Penulis : Frederikus Suni ]
![]() |
| Ikatan Mahasiswa TTU (IMATTU JAKARTA), Kirab Budaya Seni dan Tradisi NTT. Foto: Instagram @imattu_jakarta/Tafenpah.com |
TAFENPAH.COM, JAKARTA – Semangat persaudaraan mahasiswa Nusa Tenggara Timur (NTT) di tanah rantau kembali bergelora. Melalui gelaran Kirab Budaya Seni dan Tradisi NTT, Ikatan Mahasiswa TTU Jakarta (IMATTU Jakarta) membuktikan bahwa perbedaan pulau bukanlah penghalang untuk bersatu menjaga warisan leluhur.
Acara yang berlangsung semarak di Anjungan NTT, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Sabtu (2/5/2026) ini diprakarsai oleh Himpunan Mahasiswa Pemuda Nagekeo (HIMAPEN) Jabodetabek. Kolaborasi strategis ini dipimpin oleh Aster Leta selaku Ketua Himapen dan Oktaviana Sugi sebagai Ketua Panitia, dengan dukungan penuh dari Kementerian Kebudayaan RI, LPDP, serta Dana Indonesiana.
Baca Juga : NTT Bukan Produk Seminar: Menagih Nyali dan Kolaborasi Nyata Demi Rakyat
![]() |
| Kolaborasi Milenial NTT di Jakarta: IMATTU dan HIMAPEN Sukseskan Kirab Budaya 2026 di TMII. Foto Instagram @imattu_jakarta/Tafenpah.com |
Kehadiran IMATTU Jakarta dalam gelaran ini tidak hanya sekadar partisipasi, namun menjadi simbol solidaritas antar-kabupaten. Kemeriahan acara semakin terasa dengan kehadiran Wakil Bupati Nagekeo yang turut menyaksikan langsung atraksi tarian khas dari Bumi Nagekeo.
Kepada Tafenpah.com, Maria Evalinda Kolo, mahasiswi semester 4 Program Studi Keperawatan Universitas Ichsan Satyo Bintaro, berbagi kesan mendalamnya. Mahasiswi asal Kuanek, Kefamenanu ini merasakan kebanggaan luar biasa bisa terlibat dalam momentum pelestarian budaya ini.
![]() | |
|
"Saya merasa bangga menjadi orang NTT. Melalui kirab ini, saya menyadari bahwa walaupun kita berbeda pulau, kita tetap satu hati dan satu tujuan. Dari tenun, musik, hingga tarian, semuanya adalah tentang cara kita menghormati budaya NTT yang telah turun-temurun," ungkap Maria.
Ia juga menambahkan bahwa di tengah gempuran modernitas Jakarta, kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun persaudaraan mahasiswa NTT yang lebih erat.
Bagi para mahasiswa NTT di Jabodetabek, Kirab Budaya ini bukan sekadar pawai seremonial. Ini adalah ruang dialektika untuk tetap membumi dengan akar budaya Flobamora meski sedang menempuh pendidikan di kota metropolitan.
![]() | |
|
Sinergi antara IMATTU Jakarta dan HIMAPEN ini diharapkan menjadi pemantik bagi organisasi kemahasiswaan daerah lainnya untuk terus berkolaborasi dan menjaga api literasi budaya NTT tetap menyala di ibu kota.




Posting Komentar untuk "Kolaborasi Milenial NTT di Jakarta: IMATTU dan HIMAPEN Sukseskan Kirab Budaya 2026 di TMII"
Posting Komentar
Diperbolehkan untuk mengutip sebagian materi dari TAFENPAH tidak lebih dari 30%. Terima kasih