Pesona "Negeri Dongeng" di Balik Kabut Kelimutu: Catatan Perjalanan Neny Rani

[ Penulis : Frederikus Suni ]


Pesona "Negeri Dongeng" di Balik Kabut Kelimutu: Catatan Perjalanan Neny Rani. TAFENPAH.COM


TAFENPAH.COM  - Danau Kelimutu selalu punya cara tersendiri untuk memikat siapa pun yang datang berkunjung. 

DANAU KELIMUTU ADA DI NUSA TENGGARA TIMUR, tepatnya, di Desa Koanara, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, Flores, NTT

Ciri khas:

Danau Kelimutu punya 3 danau kawah dengan warna air yang beda-beda dan bisa berubah-ubah. Makanya dijuluki "Danau Tiga Warna". 


Makan Tiga Warna Danau Kelimutu

1. Tiwu Ata Mbupu artinya Danau Orang Tua, biasanya berwarna biru tua.

2. Tiwu Nuwa Muri Koo Fai artinya Danau Gadis dan Pemuda, biasanya hijau/toska  

3. Tiwu Ata Polo artinya Danau Terkutuk, biasanya merah/hitam

Danau ini juga jadi ikon pariwisata NTT dan sering muncul di logo/logo daerah.




Cerita Perjalanan Mahasiswi S2 Manajemen Sistem Informasi UNMER, Malang

Bagi Rosina Senista Tiwe Rani, atau lebih akrab dengan panggilan Neny Rani, mahasiswi S2 Manajemen Sistem Informasi, Universitas Merdeka (UNMER) Malang, perjalanan kali ini terasa sangat berbeda dan penuh magis.

Rosina Senista Tiwe Rani. Tafenpah.com


Meski telah berkali-kali mengunjungi ikon wisata Flores ini menggunakan mobil, Neny memilih pengalaman yang lebih menantang kali ini: Touring menggunakan sepeda motor.


Suguhan Visual bak Film "Avatar"

Pesona "Negeri Dongeng" di Balik Kabut Kelimutu: Catatan Perjalanan Neny Rani. Tafenpah.com

Perjalanan menuju puncak Kelimutu memakan waktu sekitar dua jam. Namun, durasi tersebut seolah tak terasa karena mata dimanjakan oleh bentang alam yang luar biasa. 


Pesona "Negeri Dongeng" di Balik Kabut Kelimutu: Catatan Perjalanan Neny Rani. Tafenpah.com


Salah satu titik yang paling berkesan bagi Neny adalah di Kilometer 17.

Pesona "Negeri Dongeng" di Balik Kabut Kelimutu: Catatan Perjalanan Neny Rani. Tafenpah.com


"Pemandangannya sangat bagus, Kak. Kalau sering nonton film Cina yang penuh perbukitan, nah bukitnya sebagus itu. Rasanya seperti di negeri dongeng atau film Avatar," ungkap Neny dengan antusias.


Gugusan perbukitan yang hijau dan asri memberikan sensasi visual yang tidak didapatkan saat berada di dalam kendaraan roda empat. 


Pesona "Negeri Dongeng" di Balik Kabut Kelimutu: Catatan Perjalanan Neny Rani. Tafenpah.com


Udara segar dan panorama yang autentik menjadikan jalur ini sebagai salah satu rute terbaik bagi para pecinta fotografi dan touring.


Tantangan Cuaca dan "Penghuni" Kelimutu

Pesona "Negeri Dongeng" di Balik Kabut Kelimutu: Catatan Perjalanan Neny Rani. Tafenpah.com


Melintasi jalur Ende menuju Kelimutu membutuhkan kesiapan fisik dan mental. Menurut Neny, cuaca sepanjang jalan sangat dinamis—terkadang panas terik, lalu tiba-tiba berubah menjadi hujan rintik. Namun, segala lelah terbayar lunas begitu sampai di lokasi.


"Sangat worth it. Rasa capek itu hilang seketika," tambahnya.


Pesona "Negeri Dongeng" di Balik Kabut Kelimutu: Catatan Perjalanan Neny Rani. Tafenpah.com


Meski demikian, Neny memberikan tips penting bagi para pelancong, khususnya perempuan yang ingin pergi sendirian (solo traveling). Selain faktor keselamatan berkendara, ada hal unik yang harus diwaspadai saat mencapai puncak: Kawanan Monyet.


"Jangan membawa jajanan atau makanan ringan ke atas Kelimutu kalau tidak mau 'berkelahi' dengan monyet di sana," candanya sembari mengingatkan agar pengunjung tetap waspada terhadap barang bawaan mereka.

Pesona "Negeri Dongeng" di Balik Kabut Kelimutu: Catatan Perjalanan Neny Rani. Tafenpah.com


Kelimutu bukan sekadar Destinasi Tiga Warna

Pesona "Negeri Dongeng" di Balik Kabut Kelimutu: Catatan Perjalanan Neny Rani. Tafenpah.com

Perjalanan Neny Rani membuktikan bahwa Kelimutu bukan sekadar destinasi tiga warna, melainkan tentang proses menikmati setiap jengkal keindahan di sepanjang jalannya. Bagi Anda yang merencanakan liburan ke Flores, mencoba jalur motor menuju Kelimutu bisa menjadi opsi untuk merasakan sensasi "Negeri Dongeng" yang nyata.

Pesona "Negeri Dongeng" di Balik Kabut Kelimutu: Catatan Perjalanan Neny Rani. Tafenpah.com

Pesona "Negeri Dongeng" di Balik Kabut Kelimutu: Catatan Perjalanan Neny Rani. Tafenpah.com


Sumber: Wawancara dengan Neny Rani, Mahasiswi S2 Manajemen Sistem Informasi, Unmer, Malang.

TAFENPAH.COM
TAFENPAH.COM Salam Literasi. Perkenalkan saya Frederikus Suni. Saya pernah bekerja sebagai Public Relation/PR sekaligus Copywriter di Universitas Dian Nusantara (Undira), Tanjung Duren, Jakarta Barat. Saya juga pernah terlibat dalam proyek pendistribusian berita dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) ke provinsi Nusa Tenggara Timur bersama salah satu Dosen dari Universitas Bina Nusantara/Binus dan Universitas Atma Jaya. Tulisan saya juga sering dipublikasikan ulang di Kompas.com. Saat ini berprofesi sebagai Mahasiswa Ilmu Komunikasi di Universitas Siber Asia (Unsia), selain sebagai Karyawan Swasta di salah satu Sekolah Luar Biasa Jakarta Barat. Untuk kerja sama bisa menghubungi saya melalui Media sosial:YouTube: Perspektif Tafenpah||TikTok: TAFENPAH.COM ||Instagram: @suni_fredy || ������ ||Email: tafenpahtimor@gmail.com

Posting Komentar untuk "Pesona "Negeri Dongeng" di Balik Kabut Kelimutu: Catatan Perjalanan Neny Rani"