Cyber Breaker Competition: Liga Hacker untuk Masa Depan Siber Indonesia
Frederikus Suni | TAFENPAH
![]() |
| Stepi Anriani, Direktur Siber Nusantara. Tafenpah.com |
TAFENPAH.COM - Dunia keamanan siber di Indonesia terus berkembang. Jika selama ini kita akrab dengan liga sepak bola, kini para peretas (hacker) juga memiliki wadah kompetisi bergengsi yang disebut Cyber Breaker Competition (CBC).
Ajang ini bukan sekadar perlombaan teknis, melainkan sebuah liga yang dirancang dengan suasana kompetitif layaknya e-sport, di mana para peserta diuji kemampuan pemecahan masalah (problem solving) secara langsung di hadapan penonton.
"Jadilah hacker yang melindungi, bukan merusak. Negara butuh kalian," pesan Dr. Stepi Anriani, S.IP., M.Si, Direktur Utama Satria Siber Nusantara.
Mengukir Prestasi di CBC Season 3
CBC Season 3 baru saja sukses diselenggarakan dengan jumlah partisipan yang fantastis, mencapai 916 peserta dari berbagai penjuru nusantara.
Para peserta ini mewakili berbagai wilayah, mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua dan Maluku.
Kesuksesan ini membuktikan bahwa Indonesia memiliki potensi besar berupa sumber daya manusia yang cakap dan ahli di bidang siber.
Satria Siber Nusantara bersama dengan segenap komponen pemerintahan terus berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh terhadap komunitas dan wadah positif seperti CBC.
Tujuannya jelas: mengarahkan energi generasi muda ke arah yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.
Pesan untuk Generasi Muda
Melalui kompetisi ini, stigma negatif mengenai hacker perlahan diubah menjadi citra positif.
Diharapkan, para talenta muda siber Indonesia dapat menggunakan keahlian mereka untuk melindungi infrastruktur digital bangsa dari ancaman. Bagi generasi muda yang ingin menguji kebolehan mereka, CBC Season 4 dipastikan akan segera hadir.
Ini adalah kesempatan bagi Anda untuk mempersiapkan diri dan menjadi bagian dari garda terdepan keamanan siber Indonesia.

Posting Komentar untuk "Cyber Breaker Competition: Liga Hacker untuk Masa Depan Siber Indonesia"
Posting Komentar
Diperbolehkan untuk mengutip sebagian materi dari TAFENPAH tidak lebih dari 30%. Terima kasih