JAKARTA, Tafenpah.com - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kembali mengukuhkan lima Peneliti Ahli Utama menjadi Profesor Riset dalam Sidang Terbuka yang digelar di Gedung BJ Habibie, Jakarta.
Bukan sekadar gelar, orasi ilmiah kelima profesor ini membawa angin segar bagi dunia sains Indonesia.
Riset yang mereka tekuni selama bertahun-tahun terbukti mampu menjawab tantangan nyata, mulai dari pelestarian alam, ketahanan pangan, hingga isu lingkungan.
Penasaran apa saja inovasi hebat yang mereka tawarkan? Yuk, simak rangkumannya!
Profesor Riset BRIN. Tafenpah.com
1. Indonesia Pusatnya Kantong Semar Dunia
Prof. Muhammad Mansur (Pakar Ekologi dan Evolusi)
Tahukah kamu kalau Indonesia adalah rumah bagi 39,3% spesies Kantong Semar (Nepenthes) di dunia? Prof.
Mansur mencatat ada 83 jenis tanaman karnivora ini yang tersebar dari Sumatra hingga Papua.
Dalam risetnya, ia berhasil menemukan tiga spesies baru di Sulawesi dan Papua, serta menciptakan varian hibrida baru bernama Nepenthes thalita. Riset ini krusial agar tanaman unik ini tidak punah dan bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan.
2. Pulihkan Lahan Rusak Lewat Konsep REKKOSMIK
Prof. Enny Widyati (Pakar Ekologi Mikrobiom dan Restorasi)
Memulihkan lahan yang rusak tidak bisa asal tanam pohon. Prof. Enny mengenalkan konsep REKKOSMIK, yaitu cara memperbaiki tanah dengan memanfaatkan mikroba alami.
Ia juga merancang model 3F (Food, Feed, Fuel). Jadi, lahan yang tadinya rusak diubah menjadi produktif kembali untuk menghasilkan bahan pangan, pakan ternak, dan energi bagi masyarakat sekitar.
3. Hemat Air dan Turunkan Emisi di Sawah
Prof. I Gusti Komang Dana Arsana (Pakar Tanaman Pangan dan Hortikultura)
Petani sering kali menggenangi sawah secara berlebihan. Prof. Dana Arsana menawarkan solusi sistem irigasi Alternate Wetting and Drying (AWD) alias pengairan berselang-seling.
Hasilnya luar biasa! Efisiensi air meningkat tajam, hasil panen padi bisa tembus 8,14 ton per hektare, dan yang paling penting: bisa menekan emisi gas metana (penyebab pemanasan global) hingga 41%.
Beliau juga aktif mendaftarkan berbagai varietas buah lokal seperti pisang, salak, dan durian unggul.
4. Bikin Oncom dan Tempe Naik Kelas
Prof. Andri Frediansyah (Pakar Mikrobiologi Bahan Alam)
Makanan tradisional kita seperti tempe, oncom, dan tauco punya potensi raksasa. Prof. Andri menggunakan pendekatan sains modern untuk mengoptimalkan fermentasi makanan-makanan ini agar nilai gizi dan fungsionalnya meningkat.
Tak hanya itu, fermentasi buah tropis seperti kersen dan parijoto yang ia teliti terbukti kaya antioksidan dan ramah bagi penderita diabetes. Langkah ini penting untuk mendukung kemandirian pangan nasional.
5. Teknologi Hijau untuk Pakan Ayam Lebih Sehat
Prof. Cecep Hidayat (Pakar Rekayasa Pangan dan Nutrisi Unggas)
Di dunia peternakan, Prof. Cecep menciptakan inovasi bernama Nano-Zn Phytogenic (NZP). Ini adalah suplemen pakan ayam ramah lingkungan yang menggabungkan mineral ukuran nano dengan ekstrak tumbuhan.
Inovasi ini bikin ayam pedaging maupun ayam kampung (KUB) lebih sehat, cepat tumbuh, dan kebal penyakit. Karena penyerapan nutrisinya lebih efisien, limbah zink yang terbuang ke lingkungan berkurang sampai 50%, sehingga mencegah pencemaran tanah.
Catatan Redaksi: Langkah nyata kelima Profesor Riset BRIN ini membuktikan bahwa riset dasar yang ditekuni dengan konsisten bisa menghasilkan solusi konkret bagi masyarakat dan bumi kita. Maju terus riset Indonesia!
Sumber: Siaran Pers Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) RI
Dukung Kami dengan cara :
Donasi
Untuk memiliki website yang tertata rapi tentunya penulis sendiri harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Mulai dari perpanjangan domain, Pajak Penghasilan Negara (PPN), kuota internet, dan template yang ramah terhadap google.
Dari hati yang terdalam penulis akan berterima kasih kepada siapa saja yang mau berbagi donasi demi perkembangan tafenpah.com.
Berapa pun yang didonasikan kepada tafenpah.com akan sangat membantu kelancaran Tafenpah menuju gerakan literasi Indonesia jaya.
Sobat bisa transfer ke rekening:
* Rekening Bank Rakyat Indonesia (BRI)
* Nomor rekening (1191-01-013097-50-1)
* Gopay (082140319973)
* BCA (5930751466)
* Nama pemilik rekening Frederikus Suni
Jangan lupa konfirmasi bukti transfer ke email tafenpahtimor@gmail.com setelah melakukan transaksi.
Terima kasih dan mari kita saling berbagi berkah
Salam tafenpah
TAFENPAH.COMSalam Literasi. Perkenalkan saya Frederikus Suni. Saya pernah bekerja sebagai Public Relation/PR sekaligus Copywriter di Universitas Dian Nusantara (Undira), Tanjung Duren, Jakarta Barat. Saya juga pernah terlibat dalam proyek pendistribusian berita dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) ke provinsi Nusa Tenggara Timur bersama salah satu Dosen dari Universitas Bina Nusantara/Binus dan Universitas Atma Jaya. Tulisan saya juga sering dipublikasikan ulang di Kompas.com. Saat ini berprofesi sebagai Mahasiswa Ilmu Komunikasi di Universitas Siber Asia (Unsia), selain sebagai Karyawan Swasta di salah satu Sekolah Luar Biasa Jakarta Barat. Untuk kerja sama bisa menghubungi saya melalui Media sosial:YouTube: Perspektif Tafenpah||TikTok: TAFENPAH.COM ||Instagram: @suni_fredy || ������ ||Email: tafenpahtimor@gmail.com
Berbagi
Posting Komentar
untuk "Keren! 5 Profesor Riset BRIN Paparkan Inovasi Mutakhir, dari Kantong Semar hingga Pakan Unggas"
Posting Komentar untuk "Keren! 5 Profesor Riset BRIN Paparkan Inovasi Mutakhir, dari Kantong Semar hingga Pakan Unggas"
Posting Komentar
Diperbolehkan untuk mengutip sebagian materi dari TAFENPAH tidak lebih dari 30%. Terima kasih