Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Melita Encik Menyandang Status Sebagai "Wisudawati" Terbaik Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang

 

Melita Encik wisudawati terbaik Undana Kupang

Langit Kota Kupang cerah, semilir pagi menyapa dengan melodi alam yang syahdu. Hari ini tanggal 1 September 2021, Universitas Nusa Cendana merayakan Dies Natalis ke 59. Dalam balutan sukacita tersebut, para wisudawan/i UNDANA terbaik berarak menuju Aula Cendana untuk mengikuti wisuda pada periode III tahun 2021. Acara wisuda ini dibagi dalam dua bentuk. Yang pertama secara online dan offline bagi para wisudawan/i terbaik.


Predikat Wisudawati terbaik Fakultas Keguruan Prodi  Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Nusa Cendana, disematkan kepada Melita Encik dengan IPK 3. 90. Bersama 1130 rekan wisudawan/i lainnya  ia melangkahkan kaki menuju Almamaternya, untuk mengikuti   wisudah secara offline di Aula terbuka UNDANA. 


Perempuan  kelahiran 15 September 1998, menyelesaikan studinya dengan pujian  . Selama proses perkuliahan, ia aktif mengikuti organisasi seperti IMAPEL (Ikatan Mahasiswa Pelajar Lembor) dan  AMC (Anak Muda Claretian) suatu kelompok kaum muda yang dibentuk oleh Para Misionaris Claretian.

Selain itu, gadis manis ini juga pernah menjabat sebagai "Ketua HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA dan SENI TAHUN 2020. Ia juga pernah menjadi bagian dari Komunitas Leko.

Melita Encik Wisudawati terbaik Undana Kupang

Dalam wawancara di salah satu media beberapa waktu lalu, Melita demikian sapaan akrabnya, mengatakan bahwa ia ingin menjadi guru dan penulis sastra. ‘’Cita-citaku sejak dahulu selain menjadi guru, saya juga ingin menjadi penulis sastra yang handal dan selain itu bisa menerbitkan buku yang saya tulis’’ demikian cetus Wisudawati terbaik terbaik Fakultas Keguruan Prodi  Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ini. 


Alumnus SMAK St. Familia Lembor ini mempunyai ketertarikannya dalam membaca buku-buku sastra. Penulis-penulis sastra terkenal yang sering ia baca bukunya adalah Paulo Coelho, Andrea Hirata, Ayu Utama dan  Felix Nessi. Selain sebagai pembaca, ia juga suka menulis puisi dan kebiasaan menulis ini sudah diasa sejak di bangku SMA.


Hari ini, Rabu (1/09/2021) ia bersama teman-teman seperjuangannya menyelesaikan tuntutan akademik dan siap  untuk mengabdi kepada masyarakat sesuai displin ilmu yang mereka peroleh. Perempuan peraih Juara harapan II Puteri Duta Bahasa NTT 2021, kini mengajar di SMAK St. Familia Lembor, tempat dahulu ia mengenyam pendidikan menegah atas.

 

Penulis:  Yohanes Adrianus Siki (Pegiat Literasi Digital) Nusa Tenggara Timur


Frederikus Suni
Frederikus Suni Jurnalis, Penulis, Blogger, Konten Kreator Kompasiana, Pep News, Eskaber, Editor Penerbit Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan (YPTD) Jakarta, Pegiat Literasi Digital Indonesia, dan co-Founder Komen Lida: Komunitas Melek Literasi Digital Indonesia. Lahir di Desa Haumeni, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur. Pernah Studi di Sekolah Tinggi Filsafat Teologi (STFT) Widya Sasana, Malang, Jawa Timur. Eks/mantan Frater di Seminari Tinggi SVD Surya Wacana, Malang. Founder TAFENPAH

5 komentar untuk "Melita Encik Menyandang Status Sebagai "Wisudawati" Terbaik Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang"