Kepala Desa Tes, Henderikus Siki, Budidaya 12 Ribu Lele Sistem Bioflok dengan Anggaran 101 Juta
[ Penulis : Frederikus Suni ]
![]() |
| Henderikus Siki (Kepala Desa Tes) gunakan 101 juta Dana Desa budidayakan 12 ribu ikan lele. Foto: Tim Diskominfotik TTU/Tafenpah.com |
TAFENPAH.COM - Pemerintah Desa Tes, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur perkuat pasokan bahan makanan bergizi gratis dengan membudidayakan 12 ribu ekor ikan lele menggunakan sistem bioflok serta membangun enam kolam budidaya yang dikelola bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Kepala Desa Tes, Henderikus Siki ketika ditemui rekan-rekan media dari Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara, menjelaskan, program tersebut merupakan langkah strategis desa dalam mendukung ketersediaan pangan bergizi bagi masyarakat.
“Program ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk memastikan ketersediaan pangan bergizi sekaligus mendorong kemandirian desa. Kami memanfaatkan Dana Desa untuk kegiatan yang produktif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Henderikus Siki : Dana Desa Sebesar 101 Juta Dipakai untuk Budidaya 12 Ribu Ikan Lele
Henderikus Siki (Kepala Desa Tes) juga menjelaskan sumber dana budidaya 12 ribu ikan lele sistem bioflek berasal dari alokasi Dana Desa Tahun Anggaran 2025/2026 sebesar Rp101 juta.
Kabar baiknya, 12 ribu ikan lele yang sementara dibudidayakan masyarakat desa Tes, Bikomi Utara diperkirakan akan memasuki masa panen pada bulan Maret mendatang.
"Sebanyak 12 ribu ekor ikan lele yang dibudidayakan saat ini direncanakan mulai memasuki masa panen pada Maret mendatang. Hasil panen nantinya tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga akan dipasarkan guna mendukung perputaran ekonomi desa," jelas Henderikus Siki kepada Agus Lake dan Edwin Wora dari Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik/Diskominfotik Kabupaten Timor Tengah Utara, Kamis (26/2/2026).
Sistem Bioflok Lebih Efisien dan Meningkatkan produktivitas
Alasan utama dari Kepala Desa Tes, Henderikus Siki menggunakan model budaya ikan lele sistem bioflok karena mampu menghemat penggunaan air, serta meningkatkan produktivitas dalam lahan terbatas.
Desa Henderikus sangat optimis dengan enam kolam yang telah dibangun, karena produksi lele pun berjalan secara berkelanjutan.
Selain sektor perikanan, program ketahanan pangan Desa Tes juga mencakup pengembangan sektor pertanian dan peternakan, serta pembangunan lumbung pangan dan infrastruktur pendukung lainnya.
Pemerintah desa berharap langkah terpadu ini dapat memperkuat kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Dengan sinergi antara pemerintah desa, BUMDes, dan kelompok tani, Desa Tes menargetkan terciptanya sistem pangan lokal yang tangguh, berkelanjutan, dan mampu menopang kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.
Sumber : Siaran Pers Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik/Diskominfotik Kabupaten Timor Tengah Utara

Posting Komentar untuk "Kepala Desa Tes, Henderikus Siki, Budidaya 12 Ribu Lele Sistem Bioflok dengan Anggaran 101 Juta"
Posting Komentar
Diperbolehkan untuk mengutip sebagian materi dari TAFENPAH tidak lebih dari 30%. Terima kasih