Pemuda Katolik Cerdas dalam Pemanfaatan AI, Perkuat Kolaborasi dan Komunikasi

Penulis : Frederikus Suni

Pelantikan Pemuda Katolik Banten. Unika Atma Jaya BSD. Tafenpah.com


TAFENPAH.COM - Pemuda Katolik Indonesia terus memperkuat kolaborasi dan komunikasi lintas stakeholder internal, swasta, pemerintah hingga masyarakat guna mentrasmisikan pesan-pesan kemanusiaan.

Ketua Umum Pemuda Katolik, Stefanus Asat Gusma secara khusus menitipkan pesan menggelitik sekaligus kritis kepada Pemuda Katolik Banten agar lebih aktif berkomunikasi dengan hierarki Gereja dan pemerintah provinsi Banten dalam setiap karya pelayanan.

“Perkuat kolaborasi dengan Gereja Katolik dan pemerintah daerah di Banten. Ini jalan utama untuk konsolidasi internal maupun eksternal masyarakat Katolik di Banten,” tegas Gusma.

Ignatius Arie Titahelu, Ketua Komda Banten 2025-2028. Tafenpah.com



Sementara, Ignatius Arie Titahelu, Ketua Komda Banten 2025-2028 menegaskan Pemuda Katolik seharusnya lebih proaktif dan terbuka.

“Yang dibutuhkan dari kita adalah mau terbuka dan menjalin komunikasi. Kita perlu keluar dan proaktif untuk membangun komunikasi dengan berbagai pihak. Itulah yang akan menjadi ciri khas kepengurusan kita di Banten ke depan,” ujar Ignatius Arie Titahelu.

Menanggapi persoalan tersebut, Romo Yosep Edi Mulyono SJ, Vikaris Episkopal Keuskupan Agung Jakarta juga menyampaikan pesan Ekologis.

Romo Yosep Edi Mulyono SJ, Vikaris Episkopal Keuskupan Agung Jakarta. Tafenpah.com



Pemuda Katolik Banten perlu memperhatikan Arah Dasar Keuskupan Agung Jakarta terkait dengan kesadaran kolektif dalam menjaga keutuhan alam ciptaan.

"Pastikan Pemuda Katolik tetap berpegang teguh pada Arah Dasar Keuskupan Agung Jakarta. Ini amanah kita bersama dan menjadi spirit hidup menggereja di Jakarta dan Banten, Pesan Romo Edi Mulyono.

Selain itu, Pemuda Katolik Banten juga perlu memonitoring pemilahan sampah, mulai dari kesadaran diri, lingkungan keluarga yang pada akhirnya membawa dampak kesadaran kolektif di masyarakat, bangsa dan negara.

Pesan Gubernur Provinsi Banten 

Yudi Budi Wibowo (Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten). Tafenpah.com



Gubernur Banten, Andra Soni melalui utusannya, Yudi Budi Wibowo (Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten) sangat mendukung inisiasi, niat baik , dan komitmen Pemuda Katolik untuk terlibat dalam setiap program/kebijakan Gereja maupun Pemerintahan.

Yudi Budi Wibowo mengatakan, pemerintah daerah Banten tentu sangat mendukung niat baik Pemuda Katolik Banten untuk menyebarkan semangat positif kepada Gereja Katolik dan masyarakat. 

“Karena itu, sinergi dan komunikasi yang sudah berlangsung baik ini terus dijaga dan ditingkatkan ke depan,” ujarnya.

SEMINAR PEMANFAATAN TEKNOLOGI AI BAGI GENERASI MUDA INDONESIA

Eugenius Kau Suni, St., MT (Dosen Sistem Informasi Unika Atma Jaya BSD) dan Farhan Muhammad (Narasumber Seminar Pemanfaatan AI.Tafenpah.com


Narasumber : Eugenius Kau Suni, ST., MT dan Farhan Muhammad

Kehidupan manusia dewasa ini tidak dipisahkan dari keterlibatan teknologi AI.

Pemanfaatan teknologi AI yang tepat dapat memudahkan pekerjaan manusia. Sebaliknya, penggunaan AI yang melebih kadar atau batas memicu beragam problem.




Eugenius Kau Suni, St., MT (Dosen Sistem Informasi Unika Atma Jaya BSD) di hadapan Pemuda Katolik Banten mengatakan meski AI dapat memudahkan pekerjaan manusia. Akan tetapi, sebagai manusia kita juga harus sadar, kapan dan dalam konteks apa kita menggunakan jasa atau bantuan AI.

"Peran serta manfaat AI dalam kehidupan manusia akan tepat, bilamana kita menggunakannya sesuai kadar, waktu dan ruang," ujar Egi Suni.

Selain itu, Eugenius Kau Suni (Senior Producer Kompas TV) juga mengimbau Pemuda Katolik untuk selalu melibatkan nalar kritis, imajinatif di setiap karyanya.

"Karena nalar kritis dan imajinatif akan melahirkan NOVELTY atau kebaharuan dalam setiap karya Pemuda Katolik Indonesia," lanjut Egi Suni.

Eugenius Kau Suni, St., MT (Dosen Sistem Informasi Unika Atma Jaya BSD) dan Farhan Muhammad (Narasumber Seminar Pemanfaatan AI.Tafenpah.com



Sebagai Pemuda Katolik Indonesia, kita tidak menolak kehadiran serta peran AI dalam setiap aspek. Yang perlu kita lakukan adalah menggunakan AI secara bijak dan tepat.

Jauh dari persoalan tersebut, Eugenius Kau Suni (Mantan Cameran & Video Editor Metro TV) memberikan alarm peringatan kepada Pemuda Katolik untuk berhati-hati dengan rekayasa teknologi AI. Karena dampaknya sangat membahayakan manusia.

Sebagai contoh; Sri Mulyani menjadi korban dari kemajuan AI.

Sementara, Farhan Muhammad Content Creator memberikan teknik dan juga pengalamannya dalam mengemas setiap konten hingga membuka peluang kerja sama dengan UMKM &brand besar tanah air.

Menurut Farhan, konten yang baik perlu melibatkan sisi psikologis, riset mendalam, kreativitas, dan menggunakan AI sebagai teman kerja.

Artinya; AI bukan menjadi musuh dan perlu kita takuti. Melainkan, AI sebagai alat bantu kita dalam menggali ide hingga mengemasnya menjadi tontonan menarik.

Farhan Muhammad juga berpesan kepada Pemuda Katolik dan siapa saja agar menjunjung tinggi originalitas dalam berkarya.

Karena melalui originalitas, kita memiliki reputasi yang baik, selain membentuk identitas kita dalam berkarya.

Temukan informasi menarik ini di platform TAFENPAH.COM
TAFENPAH.COM
TAFENPAH.COM Salam Literasi. Perkenalkan saya Frederikus Suni. Saya pernah bekerja sebagai Public Relation/PR sekaligus Copywriter di Universitas Dian Nusantara (Undira), Tanjung Duren, Jakarta Barat. Saya juga pernah terlibat dalam proyek pendistribusian berita dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) ke provinsi Nusa Tenggara Timur bersama salah satu Dosen dari Universitas Bina Nusantara/Binus dan Universitas Atma Jaya. Tulisan saya juga sering dipublikasikan ulang di Kompas.com. Saat ini berprofesi sebagai Mahasiswa Ilmu Komunikasi di Universitas Siber Asia (Unsia), selain sebagai Karyawan Swasta di salah satu Sekolah Luar Biasa Jakarta Barat. Untuk kerja sama bisa menghubungi saya melalui Media sosial:YouTube: Perspektif Tafenpah||TikTok: TAFENPAH.COM ||Instagram: @suni_fredy || ������ ||Email: tafenpahtimor@gmail.com

Posting Komentar untuk "Pemuda Katolik Cerdas dalam Pemanfaatan AI, Perkuat Kolaborasi dan Komunikasi"