Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Blogger NTT belum Dilirik Pemda dan Pemprov dalam Memajukan Provinsi ini!

 Penulis: Fredy Suni

Hasil olahan Penulis dari Pixel dan Canva 

Kupang, Tafenpah.com - Perkembangan Provinsi Nusa Tenggara Timur saat ini tidak pernah lepas dari kreator konten di era digital.


Salah satunya adalah kontribusi dari Blogger atau Penulis web.


Sebagai Blogger yang berasal dari Desa Haumeni, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), saya pun harus mengatakan realitas ini kepada publik.

Sumber gambar; GettyImages

Karena berdasarkan pengalaman saya selama bertahun-tahun berkecimpung di dunia ini, saya pun mendapatkan pandangan bahwasannya Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Provinsi, enggan untuk berkolaborasi dengan para Blogger dari NTT.


Kemajuan NTT saat ini masih dilihat hanya sebatas peran sentral Pemda dan Pemrov beserta jajarannya.


Lantas, kemanakah peran dari Kreator Konten digital dari NTT?

Sumber gambar; Pixel

Miris! Ya, karena daerah-daerah yang lain sudah melangkah lebih jauh dalam melibatkan peran Blogger dalam memajukan potensi yang ada di provinsinya.


Sementara, di daerah kita masih terjebak dengan "EGO dan SUPEREGO" kekuasaan.


Pernyataan ini bukan mengindikasikan kecemburuan sosial di ruang publik NTT. Tetapi, saya memang peduli akan pembangunan sumber daya manusia NTT yang luar biasa ini.


Dalam kesempatan menghadiri launching buku SANG MESIAS karya Pater Fritz Meko, SVD beberapa bulan yang lalu di Hotel Cahaya Bapa, Naikoten, Kupang, saya pun mendengarkan dengan jelas keluhan dari Sastrawan-Sastrawan dari NTT yang jarang mendapatkan perhatian dari Pemda dan Pemprov.


Bahkan Bapak Marsel Robot dengan gaya satirisnya mengatakan "Biarkanlah Sastrawan tersiksa dan menikmati karyanya sendiri."

Sumber gambar; Istock


Meskipun demikian, Sastra NTT akan terus berjalan. Karena ada cinta pembangunan berkelanjutan dari para Sastrawan, dalam hal ini Blogger.


Mengapa Blogger harus Dilibatkan Pemda dan Pemprov dalam Memajumakan Potensi Daerah ini?


Karena Blogger tiada hentinya berkreativitas setiap hari.


Mereka terus menulis dan mempublikasilan karya-karya yang bercita rasa kearifan lokal NTT di mata publik regional, nasional maupun internasional.


Selain, mereka juga memperkenalkan potensi pariwisata NTT dan berbagai kekayaan sosial, politik, ekonomi, dan lain sebagainya. (ANDA BISA CEK PERAN BLOGGER NTT DI KOMPASIANA, MIMPIINTT, TAFENPAH.COM, INDONESIANA, dll).


Peran Blogger memang besar di era revolusi industri 4.0 dan kini beralih ke revolusi industri 5.0, dst.


Namun, peran itu semakin minim di ruang-ruang pemerintahan provinsi NTT.


Di sini, saya tidak menyalahkan siapa pun. Karena kitalah yang harus menumbuhkan 'sense of belonging (rasa memiliki), sense of being (rasa keberadaan), sense of love (rasa cinta) akan kemajuan provinsi kita.


Disclaimer; Tulisan ini tidak bermaksud untuk memojokkan satu pihak. Tetapi sebagai gerbang kesadaran baru bagi kita masyarakat NTT akan pentingnya kerja kolaboratif dalam bidang apa pun, demi kemajuan NTT di waktu yang akan datang.


Salam hangat dari Tafenpah | Instagram: @Suni_Frederikus |@Literasi_Tafenpah






Frederikus Suni
Frederikus Suni Hello pembaca Tafenpah...! Salam kenal dari saya Fredy Suni ya |Kunjungi juga situs baru saya di SuaraDiaspora.Wordpress.com Selamat membaca!! Terkait kerja sama bisa melalui email tafenpahtimor@gmail.com || || Instagram: @Literasi_Tafenpah

Posting Komentar untuk "Blogger NTT belum Dilirik Pemda dan Pemprov dalam Memajukan Provinsi ini!"