Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jadi Duta Kampus Internasional, Siapa Takut?

Campus Ambassador Internasional.Futureleaders.org

Hai sobat Kampus, apa kabarmu? Mudah-mudahan sehat ya. Sebagai mahasiswa, tentunya kita pasti butuh yang namanya magang. 


Akan tetapi, pemilihan tempat magang pun pasti sudah ditentukan oleh pihak universitas ataupun institusi yang menaungi kita.


Don’t worry. Karena pada edisi ini, admin tafenpah memiliki informasi yang sangat menarik sekaligus menantang bagi mahasiswa, yakni mengambil jalur independen, terutama pemilihan tempat magang.


Salah satu tempat magang internasional yang admin tafenpah rekomendasikan adalah IMUN.

Apa itu IMUN?

IMUN adalah Internasional Model United Nations. Organisasi internasional ini menyatukan anak-anak muda lintas negara maupun benua yang memiliki semangat berbagi. Entah berbagi kearifan-kearifan lokal budaya, sosial, politik, cara membangun diplomasi antar negara, komunikasi lintas benua, serta isu-isu terhangat di dunia internasional melalui konferensi Model United Nations.


Apa itu konferensi Model United Nations? Model United Nations adalah simulasi sidang PBB yang dilakukan secara offline (tatap muka) maupun online.


Di sini, setiap perwakilan dari negara akan diberikan kesempatan oleh panitia untuk menyuarakan atau sharing seputar isu-isu internasional.


Metode diskusi ini akan memberikan umpan balik (feedback) antar duta dalam memperdalami kasus tertentu.


Selain melatih kemampuan manajemen organisasi, penguasaan bahasa Inggris, kecerdasan dalam mengemas bahasa yang santun dan elegan, mudah dimengerti dan pada akhirnya setiap pribadi memiliki rasa empati, kritis, mampu memecahkan masalah serta menjadi agen perubahan untuk diri mereka sendiri, keluarga, lingkungan maupun negera tercinta.


Berapa lama program magang ini berlangsung? Durasi waktu yang dibutuhkan oleh peserta magang adalah maksimal 5 Minggu.


Tugas apa saja yang dilakukan oleh peserta magang? Sebelum menjalankan tugas dan tanggung jawab selama proses magang itu berlangsung, peserta diharapkan untuk mengikuti prosedur dari IMUN.


Di antaranya, mereka akan mengikuti setiap akun sosial media IMUN. Lalu, tugas yang mereka lakukan setiap hari adalah memposting press release yang diberikan oleh panitia melalui akun sosial media mereka. Selain menjalin interaksi lintas benua di wadah yang sudah disediakan oleh panitia.


Biasanya press release itu selalu berpatokan pada isu-isu internasional yang hangat. Misalnya, konflik berdarah di Timur Tengah, pelecehan dan diskriminasi gender dalam dunia kerja, dll.


Sedangkan, pertemuan tatap maya atau pun tatap muka biasanya terjadi pada hari Sabtu atau Minggu pada pukul 14.00 – selesai.


Manfaat apa saja yang didapatkan peserta dari magang internasional tersebut?



Campus Ambassador Internasional

Tentunya manfaat dari magang internasional ini adalah menambah value bagi peserta, meningkatkan skill, membangun personal branding, mendapatkan insentif, sertifikat internasional, pengalaman diplomasi, konektivitas lintas benua, kepercayaan diri, pembentukan karakter survival, adaptasi serta berkesempatan untuk menjelajahi negara-negara penyelenggara atau tuan rumah.


Sumber tulisan: pengalaman langsung dari penulis maupun dari website resmi Internasional Model United Nations.


Sekian dan salam literasi 





Frederikus Suni
Frederikus Suni Sastra mengalir dari kampung Haumeni untuk literasi Indonesia. Karya novel Terjebak, Superego, Kumpulan artikel editor pilihan Kompasiana Jejak Aksara, Antologi Jurnalisme warga "150 Kompasianer Menulis Tjiptadinata Effendi, Buku Biografi "Wanita Tangguh Peraih Masa Depan. Penulis Media Online Kompasiana, Terbitkanbukugratis.id dan Pep News, NTTBANGKIT.COM. Pernah kuliah di Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana Malang. Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nusantara Jakarta. Lembaga Komunikasi dan Informasi (LKI) Partai Golkar DPD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Campus Ambassador Internasional at MUN

Posting Komentar untuk "Jadi Duta Kampus Internasional, Siapa Takut?"