Berani Bermimpi Besar, 3 Siswi Perwakilan Amore Prime School Bersaing di Panggung Kompetisi Bisnis Nasional
[Penulis : Ronny Manas]
![]() |
| Perwakilan siswa SMA Amore Prime School di ajang Kompetisi Bisnis Nasional. Foto ; Ronny Manas/Tafenpah.com |
Panggung kompetisi nasional menjadi sebuah arena pertarungan yang menggugat kemampuan peserta didik dalam berpikir kritis, analitis dan aplikatif terhadap isu – isu ekonomi aktual terutama tawaran cara ampuh untuk mengatasi persoalan tersebut.
TAFENPAH.COM - Ketika menelisik dengan detail dan cermat bangunan pendididkan di Indonesia, ditemukan fakta menceritakan betapa dalam peta pendidikan Indonesia, didominasi oleh sekolah – sekolah mapan dengan lika liku catatan sejarah panjang serta dilengkapi dengan fasilitas memadai. Nah, di tengah lingkaran barisan sekolah – sekolah besar tersebut, kehadiran sekolah muda sering kali dipandang sebelah mata dan atau tidak berani untuk bersaing.
Berhadapan dengan situasi lazim demikian, SMA Amore Prime School memilih untuk menantang anggapan tersebut dengan satu sikap dan langkah yang praktis lagi sederhana, namun kuat yakni berani bermimpi besar.
Keberanian ini, bukan terlahir secara instan. Sebaliknya, merupakan buah dari pendampingan yang terus - menerus dengan selalu melihat serta menempatkan peserta didik sebagai pribadi utuh lagi unik.
Praktisnya dalam pendampingan, setiap perserta didik niscaya diterima sebagai persona otonom yang memiliki kodrat untuk merdeka, berdikari, dan lebih dari itu menjadi generasi yang diharapkan mampu memberi jawaban untuk doa dan harapan masa lalu lewat inovasi dan kreativitas diri tanpa henti.
![]() |
| Amore Prime School Kompek Competition |
Hari ini, SMA Amore Prime School ingin bercerita secara lugas tentang keberanian itu. Bahwasannya, kekuatan, keberanian, dan motivasi yang ditopang dengan pendampingan yang total telah mengantar sekolah muda SMA Amore Prime School yang diwakili oleh tiga siswi, sebut saja; Jocelyn Hansela, Natasya Arta, Natasha Angeline melangkah ke panggung Kompetisi Bisnis Nasional Indonesia.
Panggung kompetisi nasional menjadi sebuah arena pertarungan yang menggugat kemampuan peserta didik dalam berpikir kritis, analitis dan aplikatif terhadap isu – isu ekonomi aktual terutama tawaran cara ampuh untuk mengatasi persoalan tersebut.
Guna melengkapi kompetensi – kompetensi tersebut di atas, setiap peserta tentu harus memilik jiwa kreatif, daya juang dan tentu memiliki wadah yakni sekolah yang nyaman, supportif untuk mengembangkan segala potensi positif diri secara terus – menerus.
Oleh karena itu, partisipasi SMA Amore Prime School dalam ajang kompetisi berskala nasional ini,bukan sekedar upaya mengejar prestasi atau piala semata.
Dalam daripada itu, kepesertaan ini, menjadi pernyataan sikap bahwa usia sekolah tidak menentukan kualitas mimpi dan kapasitas untuk bersaing.
Para peserta didik harus diajak untuk keluar dari zoman nyaman dalam kelas dan berhadapan langsung dengan tantangan nyata dunia.
Dengannya, peserta didik belajar meramu kenyataan seperti merumuskan ide, membaca peluang besar, menyusun strategi hingga mempertanggungjawabkan gagasan mereka secara logis dan meyakinkan orang lain.
Footnotenya, proses juga perjalanan melawati hal – hal demikian yang justru menjadi the prime value of learning process (nilai utama) dari pencapaian seorang pembelajar.
Di balik, proposal bisnis dan presentasi yang dipersiapkan dengan begitu serius, tumbuh karakter pantang menyerah, kemampuan melebur ego dalam kolaborasi tim yang solid (kersajama team) serta keberanian menyampaikan ide di ruang publik (Public Speaking).
Tambahannya, para siswa belajar, bahwa kegagalan sekecil apa pun yang dialami dalam proses panjang ini, tidak layak menjadi tanda titik untuk sebuah kalimat panjang yang disebut proses belajar. Melainkan, bagian tak terpisahkan dari proses bertumbuh dan berkembangnya generasi penerus bangsa Indonesia.
![]() |
| Perwakilan siswa SMA Amore Prime School di ajang Kompetisi Bisnis Nasional. Foto ; Ronny Manas/Tafenpah.com |
Pada titik ini, sekolah sungguh harus memainkan peran urgen sebagai “rumah hangat” untuk membangun keberanian, mencoba bahkan bangkit kembali dengan pemahaman yang lebih matang dalam diri setiap peserta didik. Sehingga bagi Sekolah SMA Amore Prime School, keiikutsertaan Kompetisi Bisnis Nasional Indonesia serentak menjadi arah pendidikan yang sedang dan ingin dibangunnya yakni;
pendidikan yang mengedepankan karakter, kemerdekaan peserta didik yang diimbangin dengan kontekstualisi muatan pendidikan agar tetap selaras dengan tuntutan zaman. Serentak dengan itu, tetap menjaga integritas peserta didik yang terus tumbuh dan berkembang sebagai pribadi yang memiliki otonomi diri yang kuat.
Mengapa demikian?
De facto, dunia zaman ini, membutuhkan generasa yang tidak cukup dengan kecerdasan teoritis, tetapi juga mampu berpikir kritis, inovatifserta adaptif.
Melalui kompetisi tersebut, niscaya siswa dilatih untuk melihat bisnis bukan semata tentang keuntungan, melainkan solusi, nilai dan dampak bagi masyakarat (hidup yang bermakna adalah hidup yang memberi dampak bagi orang lain).
Bagi SMA Amore Prime School, sekolah muda, keberanian melangkah ke tingkat nasional merupakan bentuk investasi jangka panjang.
Pengalaman keikutsertaan ini menanamkan rasa percaya diri secara kolektif. Bahwa mereka mampu berdiri sejajar dengan sekolah lain, belajar dari yang lebih berpengalaman, sekaligus membawa identitas nilai sendiri sebagai seorang Amorian sejati.
Benar bahwa hal ini adalah proses pembentukan mental juara yang tidak selalu diukur dari hasil akhir, melainkan dari keberanian untuk mencoba dan konsistensi untuk terus bertumbuh.
Pada akhirnya, perjalanan SMA Amore Prime School pada kompetisi Bisnis Nasional Indonesia mengajarkan satu hal penting: Mimpi besar tidak menunggu sekolah menjadi tua.
Mimpi besar lahir dari sekolah muda yang berani bermimpi besar. Dan ketika sekolah muda berani bermimpi besar, sejatinya mereka sedang menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi masa depan Indonesia dengan penuh harapan dan daya cipta.
Selamat atas tim ZNOVATE (SMA AMORE PRIME SCHOOL) untuk pencapian TOP 5 besar dalam ajang KOMPeK 28 dengan predikat Honorable Mention.
Profisiat untuk
1. Jocelyn Hansela,
2. Natasya Artha,
3. Natasha Angeline
Guru Pembimbing Mr.Theofilus Prisko Laka, S.Sos.
Keberanian kalian adalah inspirasi untuk seluruh peserta didi Amore Prime School.



Posting Komentar untuk "Berani Bermimpi Besar, 3 Siswi Perwakilan Amore Prime School Bersaing di Panggung Kompetisi Bisnis Nasional"
Posting Komentar
Diperbolehkan untuk mengutip sebagian materi dari TAFENPAH tidak lebih dari 30%. Terima kasih