Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Yuk, Nerbitkan Naskah Anda di Penerbitan Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan (YPTD)

 

Dokumentasi tafenpah.com

Setiap orang bisa memiliki karya berupa buku. Asalkan tahu cara dan prosedurnya. 


Dewasa ini, setiap orang memiliki potensi yang besar untuk memiliki karya berupa buku. Memiliki buku adalah impian setiap orang. Apalagi, di dunia kerja, memiliki karya adalah bisa menambah portofolio saat melamar pekerjaan.


Tapi, banyak juga yang masih belum mengetahui cara dan prosedurnya untuk menerbitkan karya naskahnya.


Nah, di artikel ini, saya akan memberikan gambaran singkat seputar dunia penerbitan. So, tetap ikutin website ini ya.


Pertama yang anda lakukan adalah memiliki naskah. Ya, minimal 100 halaman, anda sudah bisa mengirimkannya di penerbit. Eits, tapi naskah harus menarik dan original ya. Karena di penerbitan, pihak penerbit akan mengecek naskah di “google plagiarism checker.” Nah, bila naskah anda terbukti dari hasil copy paste tulisan orang lain, maka naskah akan dikembalikan kepada anda. 


Kedua anda harus tentukan penerbitan mana yang dituju. Karena dunia penerbitan itu ada tiga jenis, yakni penerbitan Mayor (Skala besar), penerbitan Indie dan penerbitan Self Publishing. Tentunya, saya tidak bisa mengulik semua penerbitan yang di atas ya. Karena fokus utama saya adalah penerbitan Indie.


Penerbitan Indie adalah salah satu penerbitan yang sedang berkembang di era digital. Tengok saja di media sosial, pasti anda menemui berbagai jenis penerbitan Indie yang menawarkan jasanya melalui iklan.


Tapi, anda juga harus hati-hati dalam memilih penerbitan Indie. Ya, alasannya adalah menjaga segala kemungkinan.


Di bawah adalah beberapa penerbitan Indie yang saya rekomendasikan bagi anda yang mau menerbitan naskahnya. Ya, rekomendasi ini, tentunya berangkat dari pengalaman saya selama menerbitan karya saya ya.

1. Penerbit Indie Inspo Creative

Untuk menemukan penerbit ini, anda hanya search di google dengan kata kunci “Inspo Creative.” Atau anda yang suka bermedia sosial, anda bisa masuk ke Instagramnya penerbit Inspo Creative (@Inspo Creative). Mudah kan? Nah, tunggu apa lagi. Yuk, segera nerbitin naskah terbaik kamu.

2. Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan (YPTD) 

Yasasan Pusaka Thamrin Dahlan (YPTD) merupakan penerbit Indie dan sekarang menuju ‘SEMI MAYOR” yang makin dikenal oleh Guru, Dosen dan profesional dalam bidang apa pun. 


Kiprahnya baru memasuki dua tahun tapi perkembangannya cukup pesat di era digital. Karena selain tim marketing yang handal, juga penulis-penulis yang militan untuk berkontribusi dalam memajukan YPTD.


Berita menariknya adalah beberapa hari yang lalu, YPTD resmi bergabung dengan Ikatan penerbit Indonesia (IKAPI). Tentu ada nilai plus bagi YPTD, terutama karya-karya penulisnya bisa diterima oleh semua kalangan dalam lembaga ataupun institusi manapun di negeri ini.

Lalu, siapakah pendiri dari YPTD? Pemiliki penerbit ini adalah seorang Purnawiran Polri Haji. Thamrin Dahlan. Beliau saat ini sebagai Kompasianer, Jurnalis, Dosen dan pegiat literasi digital. 

Bagaimana menerbitkan buku di YPTD?

Nah, untuk menerbitkan buku di penerbit YPTD, cukup muda kok. Anda hanya bisa menulis 10 artikel di website “Terbitkanbukugratis.id” lalu menayangkannya di WA grup YPTD. Proses pengurusan ISBN pun hanya beberapa hari saja.


Akan tetapi, seiring dengan biaya operasional YPTD yang semakin besar, pengurus YPTD pun berunding dan menghasilkan beberapa kesepakatan di antaranya; menggantikan semboyan ‘YPTD Menerbitkan Buku ber-ISBN gratis, dengan “YPTD Menerbitkan Buku ber-ISBN Bayar Seikhlasnya.”


Ikhlas berarti setiap penulis yang ingin menerbitkan buku di rumah literasi YPTD memberikan sesuatu yang mendukung biaya administrasi, percetakan dan lainnya.


Tentu ini sangat adil. Karena ini berkaitan dengan hak dan kewajiban. Hak kita adalah menerbitkan buku sebagai mahkota perjalanan kita. Sebaliknya, kewajiban kita adalah ikut memberikan kontribusi bagi perkembangan YPTD.


Sama saja ketika kita menerbitkan buku di penerbit lain pun pasti ada sumbangannya. 

 Berapa lama proses pengurusan ISBN?

Proses pengurusan ISBN (Internasional Standard Book Number) dan penerbitan hanya beberapa hari saja. Yang perlu anda ketahui adalah, anda selaku Penulis, Editor dan Layout. Ya, anggap saja, anda sedang belajar menjadi seorang Editor. Keren kan?


Setelah membaca ulasan singkat di atas, apakah anda masih belum mau nerbitin naskah terbaik anda? Rugi lah, bila selama hidup anda, satu pun karya tak anda miliki! Bagaimana sejarah akan mengenang anda?


So, nikmatilah proses kreativitas kamu bersama kami di rumah literasi Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan (YPTD)


Salam tafenpah


Frederikus Suni
Frederikus Suni Sastra mengalir dari kampung Haumeni untuk literasi Indonesia. Karya novel Terjebak, Superego, Kumpulan artikel editor pilihan Kompasiana Jejak Aksara, Antologi Jurnalisme warga "150 Kompasianer Menulis Tjiptadinata Effendi, Buku Biografi "Wanita Tangguh Peraih Masa Depan. Penulis Media Online Kompasiana, Terbitkanbukugratis.id dan Pep News, NTTBANGKIT.COM. Pernah kuliah di Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana Malang. Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nusantara Jakarta. Lembaga Komunikasi dan Informasi (LKI) Partai Golkar DPD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Posting Komentar untuk "Yuk, Nerbitkan Naskah Anda di Penerbitan Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan (YPTD)"