Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kejutan untuk Mita

Ilustrasi kejutan dari Pacar Mita.Wartakota-Tribunnews.com

Di sudut taman kampus, dekat parkiran motor adalah tempat favorit bagi para mahasiswa untuk nongkrong. Tempatnya yang rindang di bawah pohon tentu semakin membuat mereka betah untuk beradu argumentasi. Pokoknya ramai dehh.


Di sisi lain agak jauh dari kerumunan, duduklah Mita sendiri. Dengan rok terusan berbunga-bunga warna biru menambah anggun dan manisnya gadis yang menjadi favorit di kalangan para jomblo kampus (#jokam).


Mita rupanya tidak sedang baik-baik saja. Itu terlukis jelas di raut wajahnya yang tampak lesu. Tak ada wajah ceria seperti biasanya. Dari kejauhan sang sahabat, Tanti datang mendekatinya bersama pacarnya, Rendi. Mereka pun merasakan keanehan itu. Biasanya ceria nih anak, batin Tanti, ada apa ya, gumamnya.


Demi melihat sahabatnya, Tanti muncul dari kejauhan bersama Rendi, hati Mita semakin gelisah. Apa aku menghindar aja ya, bisik hatinya. Mita pun berdiri dan segera menuju ke motornya. Tanpa menoleh dia langsung start itu motor dan menghilang di tikungan jalan.


Tanti pun terbengong demi melihat adegan itu. Tak disadarinya bahwa si Rendi dari tadi nampak salah tingkah. Tanti pun hanya berbisik dalam hati, ada apa Mita.


Suara merdu Yuni Shara menghanyutkan pikiran dan hati Mita malam ini. Hatinya masih tak tenang. Entah apa yang dirasakannya saat ini. Bagaimana aku mesti bersikap, keluh Mita. Apakah aku harus ceritakan yang sebenarnya. Hati dan pikiran yang berkecamuk membuatnya tak bisa tidur. Mita selalu teringat kejadian dua Minggu lalu di kantin kampus. Sungguh kejadian yang tak direncanakan. Saat itu....


Mita sedang menanti pesanan baksonya. Perut sudah melilit , kenapa sih lama banget. Tak lama kemudian datanglah seorang cowok keren duduk di samping Mita. Karena memang tinggal itulah satu-satunya kursi yang kosong. Akhirnya bakso kuah pesanan Mita datang. Tanpa permisi Mita yang sudah kelaparan langsung aza menikmati bakso yang masih panas tanpa menyadari bahwa si cowok mengawasinya dari awal sambil senyum-senyum. Ahhh manis juga nih cewek, batinnya. Ehh tidak lama kemudian mereka pun akrab. Saling telpon dan chatt 


Udah seminggu Mita menjalin akrab dengan si cowok yang mengaku bernama Reno. Namun saat memasuki Minggu kedua, tak disangkanya Mita secara tidak sengaja melihat Tanti sang sahabat sedang berjalan dengan Reno di sebuah toko buku. Mita memberanikan diri untuk menyapa. Ehh Reno kok biasa-biasa aja ya sama aku, batin Mita.


Swara kidung Yuni Shara pun membuyarkan lamunan Mita. Mita bingung mesti berbuat apa sih. Tanti sahabatku. Dan tak disangkanya ternyata Reno itu pacarnya? Belum-belum kok udah kayak patah hati sih. Ahh.... Tanti akhirnya tertidur lelap.


Pagi itu matahari bersinar cerah. Secerah hati Mita yang bertekad bulat untuk berterus terang kepada sahabatnya apa yang membuatnya gelisah beberapa hari terakhir. Diapun segera meluncur dengan motor maticnya menuju rumah Tanti. Dalam perjalanan swara kidung pun meluncur dari mulut manis Mita.


Dilihatnya rumah Tanti udah ramai dengan berkumpulnya teman-teman kampus. Ada apa ini ya, bisik Mita. Seketika itu juga Mita merasa malu. Ini adalah hari ulang tahun sahabatnya. Aduh kenapa bisa lupa ya. Ahh gara-gara Reno nih yang bikin kacau pikiranku, gerutu Mita.


Dari jauh, Tanti begitu gembira dan bahagianya demi melihat sang sahabat, Mita datang. Dia pun berlari menyambutnya. Merekapun kemudian berjalan bergandengan menyusuri jalan samping rumah menuju ruang tengah. 


Betapa terkejutnya Mita melihat ada dua cowok berparas sama persis berdiri di hadapannya. Tanti pun senyum-senyum seakan memahami apa yang ada di pikiran Mita. Kenalin Mit, ini Reno kembarannya Rendi. Seketika itu juga muka Mita bak tomat merah. Reno dan Rendi hanya senyum-senyum bahagia. 


Ternyata dunia ini penuh kejutan yaa...hihihi



Penulis Tafenpah: Maria Agnes Indah puspitowaty


Frederikus Suni
Frederikus Suni Sastra mengalir dari kampung Haumeni untuk literasi Indonesia. Karya novel Terjebak, Superego, Kumpulan artikel editor pilihan Kompasiana Jejak Aksara, Antologi Jurnalisme warga "150 Kompasianer Menulis Tjiptadinata Effendi, Buku Biografi "Wanita Tangguh Peraih Masa Depan. Penulis Media Online Kompasiana, Terbitkanbukugratis.id dan Pep News, NTTBANGKIT.COM. Pernah kuliah di Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana Malang. Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nusantara Jakarta. Lembaga Komunikasi dan Informasi (LKI) Partai Golkar DPD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Posting Komentar untuk "Kejutan untuk Mita"