Tingkatkan Kapasitas Kader, Pemdes Haumeni Gelar Pelatihan Kader Posyandu dan KPM untuk Perangi Stunting
Frederikus Suni | Redaksi TAFENPAH
![]() |
| Adolvus Sasi (Kepala Desa Haumeni) bersama Kepala Puskesmas Napan dalam sosialisasi Pelatihan Kader Posyandu. TAFENPAH.COM |
Tafenpah.com, Haumeni - Pemerintah Desa (Pemdes) Haumeni, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), provinsi Nusa Tenggara Timur terus menunjukkan komitmen nyatanya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di tapal batas Indonesia dan Timor Leste.
Upaya ini bertujuan untuk melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas dari ancaman stunting.
Kegiatan yang sarat akan ilmu dan semangat gotong royong ini berlangsung dengan khidmat di Aula Kantor Desa Haumeni pada Senin, 15 Juni 2026.
Pantauan media TAFENPAH.com acara ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, di antaranya:
- Perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten TTU
- Kepala Puskesmas Napan beserta tim medis (Perawat dan Bidan Desa)
- Pendamping Desa, Kepala Desa Haumeni beserta seluruh jajaran perangkat desa
- Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta seluruh Kader Posyandu yang tersebar di tiga Balai Posyandu di wilayah Desa Haumeni.
Penyegaran 25 Keterampilan Dasar dan Penguasaan e-HDW
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan penyegaran sekaligus meng-upgrade kapasitas para kader di garda terdepan.
Di satu sisi, para Kader Posyandu dibekali kembali dengan pemahaman mengenai 25 keterampilan dasar kesehatan. Tidak hanya teori, mereka juga langsung melakukan praktik pengukuran antropometri (tinggi dan berat badan) anak secara akurat guna meminimalisir kesalahan data tumbuh kembang anak di lapangan.
Sementara itu, para Kader Pembangunan Manusia (KPM) difokuskan pada penguatan pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi e-HDW (Electronic Human Development Worker).
Penguasaan aplikasi ini menjadi sangat krusial untuk memantau dan memastikan 5 paket layanan konvergensi stunting di Desa Haumeni dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran.
"Sinergi yang kuat antara Kader Posyandu dan KPM adalah kunci utama. Pemdes Haumeni berkomitmen penuh untuk terus mendampingi masyarakat demi memutus mata rantai stunting di bumi Biinmaffo," ungkap perwakilan pemerintah desa di sela-sela kegiatan.
Apresiasi untuk Dedikasi para Kader
Langkah progresif yang diambil oleh Pemdes Haumeni ini diharapkan mampu membawa perubahan signifikan terhadap potret kesehatan di desa.
Kolaborasi apik antara pemerintah desa, tenaga kesehatan dari Puskesmas Napan, dan para kader lokal menjadi modal sosial yang kuat bagi kemajuan desa.
Pemerintah Desa Haumeni juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh kader yang hadir.
"Dedikasi, waktu, dan semangat juang yang ditunjukkan oleh para kader adalah fondasi utama menuju desa Haumeni yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera," tutup Adolvus Sasi, Kepala Desa Haumeni.

Posting Komentar untuk "Tingkatkan Kapasitas Kader, Pemdes Haumeni Gelar Pelatihan Kader Posyandu dan KPM untuk Perangi Stunting"
Posting Komentar
Diperbolehkan untuk mengutip sebagian materi dari TAFENPAH tidak lebih dari 30%. Terima kasih