Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa Itu Filsafat?


Ilustrasi gambar dari IDNTIMES.COM

Sebagian besar dari kita pasti selalu penasaran dengan ilmu filsafat. Ilmu Filsafat merupakan akar dari semua ilmu pengetahuan. Kok bisa sih? Ya bisalah.


Ketika kamu mempertanyaan sesuatu, berarti kamu sedang berfilsafat. Artinya dalam dunia Filsafat, kita dituntut untuk mencari jati diri kita secara bebas bertanggung jawab.


Kita mencari jati diri kita dengan pertanyaan-pertanyaan besar seputar diri kita, alam dan pencipta kita.


Terkadang kebanyakan dari kita memilih untuk menghindari pertanyaan demikian, karena terlalu mengawang-awang. Bisa ya dan bisa tidak. Tergantung dari kerangka atau cara berpikir seseorang.


Sebelum melanjutkan pertanyaan-pertanyaan besar demikian, kita perlu tahu akar kata filsafat. Nah, filsafat berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari dua kata yakni; Philos (ilmu tentang sahabat atau tentang kehidupan manusia) dan Sophia yang berarti (kebijaksanaan).


Jadi secara umum, filsafat adalah ilmu yang mempelajari tentang kehidupan manusia yang mengarah pada etika dan moral.


Apa itu etika dan moral? Etika adalah prinsip hidup bersama. Sedangkan, moral terkait dengan baik dan buruknya tindakan kita dalam kehidupan bermasyarakat.


Baiklah sekarang kita kembali menjawab pertanyaan tentang apa itu jati diri? Pertanyaan besar ini sudah ada dari zaman filsuf Yunani kuno hingga kini dan nanti.


Karena sampai kapan pun kita tidak akan berhenti pada satu penemuan tertentu. Mengingat filsafat adalah ilmu yang tidak tunduk pada diskursus ilmu tertentu.


Filsafat selalu berusaha untuk mengikuti perjalanan waktu dan zaman. Ciri khas ilmu filsafat adalah analitis, spekulatif, sistematis maupun universal (menyeluruh).


Menarik apa yang dikatakan oleh filsuf Ernest Cassirer bahwa masalah terbesar kehidupan adalah pencarian akan jati diri.


Terkait dengan jati diri, Plato juga dalam etika Nicomachea mengatakan hal senada; “ Tujuan tertinggi dan terakhir dari manusia adalah kebahagiaan.”


Apa itu kebahagiaa? Seperti yang telah saya jelaskan di atas bahwasannya filsafat tidak pernah puas akan jawaban tertentu. Ibarat seorang bocah yang selalu gelisah akan keadaan di sekitarnya.


Tentu untuk menjawab pertanyaan apa itu kebahagiaan, setiap orang punya versi terbaiknya. Jika saya jabarkan versi kebahagiaan sesuai dengan diri saya, takutnya terlalu subjektif atau berpusat pada diriku.


Apa itu Pencipta? Pertanyaan ini menjadi diskusi yang sempat menguncang dunia Eropa pada abad patriarki. Di mana Gereja Katolik Roma menguasai atau bahkan mengebiri ilmu filsafat di dunia Eropa.


Dan di situlah, Filsafat mulai berkembang di Timur (Asia). Bahkan filsafat Islam mulai berkembang di Spanyol di bawah komando Ibnu Rusyd dan beberapa generasi penerusnya.


Pada abad 19, filsuf Rene Descartes dengan ajarannya “Cogito Ergo Sum yang berarti “aku berpikir makan aku ada,” menjadi batu sandungan bagi teologi Kristen Eropa.


Diikutin oleh ajaran filsuf Friedrich Nietzsche tentang “Tuhan sudah mati.” Dua pemikir besar ini menjadi awal kehancuran filsafat abad pertengahan yang berpusat pada teologi Kristen di Eropa.


Bahkan sampai kini, pertanyaan tentang Tuhan kita pun belum menemukan jawaban yang pasti. Hanya dengan iman kepercayaan kita, mungkin cara itulah yang tepat untuk mengetahui siapakah Pencita kita.


Sobatku, belajar Filsafat bukan menjadi atheis ya. Karena filsafat itu adalah ilmu pengantar bagi kita untuk kritis terhadap segala ideologi yang ada dalam kehidupan kita.


Kebebasan berpendapat dalam dunia filsafat dituangkan dalam polis (kota) Yunani dalam irama demokrasi.


Sobatku, masih ada satu pertanyaan tentang apa itu alam? Alam dalam filsafat kosmologi adalah bagian partikel-partikel terkecil yang menyatu lalu membentuk satu kesatuan (gestalt) hingga utuh seperti yang kita tempati saat ini.


Banyak sekali pemikiran-pemikiran seputar alam. Akan tetapi, busway yang kita tumpangi cukup sampai di batas kota ini ya. Tujuannya agar pembaca tafenpah bisa membangkitkan rasa ingin tahunya tentang pertanyaan-pertanyaan besar kehidupan.


Sobatku, mohon maaf jika artikel sederhana ini masih jauh dari kesempurnaan. Salam tafenpah




Frederikus Suni
Frederikus Suni Sastra mengalir dari kampung Haumeni untuk literasi Indonesia. Karya novel Terjebak, Superego, Kumpulan artikel editor pilihan Kompasiana Jejak Aksara, Antologi Jurnalisme warga "150 Kompasianer Menulis Tjiptadinata Effendi, Buku Biografi "Wanita Tangguh Peraih Masa Depan. Penulis Media Online Kompasiana, Terbitkanbukugratis.id dan Pep News, NTTBANGKIT.COM. Pernah kuliah di Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana Malang. Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nusantara Jakarta. Lembaga Komunikasi dan Informasi (LKI) Partai Golkar DPD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Posting Komentar untuk "Apa Itu Filsafat?"