Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Perjuangan Cinta

Perjuangan cinta. Pexels.com


Malam ini kulihat bulan tak bersinar

Cahayanya meredup terhalang  awan

Sudah satu putaran jam kutermenung

Di bàngku kayu teras rumah kontrakan


Asaku menghilang terbawa bayu

Emosi jiwa terasa hambar

Kesunyian malam membelenggu rasa

Mencengkeram selimut nalar


Senyum manis wajah nona

Melintas di angan membayang

Ingin kuraih lentik jemarimu

Namun ragamu nun jauh di sana


Masih kuingat senyum manjamu

Cubitan mesramu di pipi 

Membekas di palung hati terdalam

Kugapai tatapanmu namun semu


Maria Agnes Indah Puspitowaty
Kompasianer
Frederikus Suni
Frederikus Suni Sastra mengalir dari kampung Haumeni untuk literasi Indonesia. Karya novel Terjebak, Superego, Kumpulan artikel editor pilihan Kompasiana Jejak Aksara, Antologi Jurnalisme warga "150 Kompasianer Menulis Tjiptadinata Effendi, Buku Biografi "Wanita Tangguh Peraih Masa Depan. Penulis Media Online Kompasiana, Terbitkanbukugratis.id dan Pep News. Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nusantara Jakarta

2 komentar untuk "Perjuangan Cinta"

  1. Bagus, mungkin judulnya perlu di revisi ya sedikit lagi, biar lebih seirama dengan isi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih kaka. Saya akan konfirmasi ke pemilik tulisan ini ya.

      Hapus