Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kecantol Dengan Dosenku

Dosenku Cintaku. Tabloidbintang.com



Hari masih pagi tapi terik mentari terasa menyengat sekali. Baru satu jam kuliah berjalan tapi terasa lama banget bagi Dita. Aduhhh haus banget nih aku,udah deh pak Danu kuliahnya, batin Dita. Ehh sepertinya feeling pak Danu mendengar jerit hati Dita.


"Ok adik-adik kita sudahi dulu yaa. Ingat tugas dikumpulin paling lambat seminggu kemudian",suara pak Danu tak dihiraukan Dita. Yang penting gue pingin segera minum nih, pikir Dita.


Dita berjalan cepat melewati lorong kampus yang asri. Tak disadarinya ada sepasang mata mengikutinya dari balik jendela ruang dosen. Dita memang manis sekali, sederhana tapi anggun, kata hati Danu. 


"Dit...mau ke mana kok cepat-cepat sih jalannya",

"Iya nih Nit...haus gue. Ikut yuk"


Dita dan Nita akhiirnya tiba di pojok kantin kampus. Segelas es teh tuntas tinggal gelas kosong. Lega kelihatannya mereka sudah menghilangkan rasa haus yang tak terkirakan. Dari jauh Nita melihat Danu, sang dosen sedang menuju parkiran motor. Seketika Nita lari menghampirinya. Dita terheran dibuatnya. Nih anak sudah gila kali ya panggil-panggil pak Danu seenaknya nyebut kakak, batin Dita melongo. Dilihatnya Nita dan Danu berjalan menghampiri Dita. 


"Dita...aku pulang duluan bareng kakakku ya",teriak Nita. Danu dari jauh hanya bisa menatap wajah Dita yang keheranan sambil senyum-senyum dan melambaikan tangan ke arah Dita. Hati Dita bergetar. Ada apa dengan jantung gue ya,tanya Dita pada diri sendiri. Ehh emang pak Danu itu kakaknya Nita ya, ahh masak sih..wajah mereka nggak sama kok, batin Dita. Atau jangan-jangan diam-diam mereka pacaran tapi Nita nutup-nutupi. Hati dan pikiran Dita berkecamuk tak tenang hingga sampai di rumah. Dan akhirnya Dita tertidur di siang yang panas.


Di Kampus

Dita sedang duduk di bangku taman kampus menunggu jam kuliah berikutnya saat ada suara dari belakang menyapanya.

"Dita kamu belum pulang?" Dita kaget demi melihat pak Danu sudah ada di sampingnya.

"Ehhmm belum pak. Menunggu jam ketiga" jawab Dita agak grogi.

"Oh baiklah. Saya duluan ya ada kelas nih" kata Danu.

"Iya pak silahkan" hati Dita menjerit kegirangan. Ahh GR amat aku ya,batin Dita sambil senyum sendiri.

Tak lama kemudian Nita memanggilnya.

"Nit....ayoo..udah masuk nih" Dengan tergesa-gesa Dita segera menuju ke Aula. Aduhh gara-gara ngelamunin pak Danu nih.


Setelah kuliah kelar, hari sudah sore. Dita segera ingin pulang. Perut udah keroncongan nih. Sudah setengah jam menunggu gojek nggak nongol-nongol. Sampai akhirnya tiba-tiba ada seseorang pakai helm tertutup berhenti di depannya. Siapa nih orang, batin Dita.


"Dita, yuk aku antar" Hahh? Pak Danu nawarin aku? Horeeee....,sorakdi hati Dita.

"Tapi apa bapak nggak bareng Nita?"

"Dia udah dijemput pacarnya. Atau..kamu nunggi dijemput pacarmu juga mungkin?" tanya Danu menggoda.

"Nita nggak punya pacar pak"

"Bagus kalau begitu. Ayo cepat naik"


Hati Nita berbunga-bunga. Begitupun perasaan Danu. Sebuah awal yang baik dari perjalanan menuju masa depanku, batin Danu.


Kontributor : Maria Agnes Indah Puspitowaty


Frederikus Suni
Frederikus Suni Sastra mengalir dari kampung Haumeni untuk literasi Indonesia. Karya novel Terjebak, Superego, Kumpulan artikel editor pilihan Kompasiana Jejak Aksara, Antologi Jurnalisme warga "150 Kompasianer Menulis Tjiptadinata Effendi, Buku Biografi "Wanita Tangguh Peraih Masa Depan. Penulis Media Online Kompasiana, Terbitkanbukugratis.id dan Pep News. Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nusantara Jakarta

Posting Komentar untuk "Kecantol Dengan Dosenku"