Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Doa Pejuang LDR

Credit Canva dan www.tafenpah.com


Ada di mana?

Sudahkah kantuk berakhir atau masih berangan dengan mimpi

Dengan sisa doa yang sempat terucap

Dan pagi memburu dengan waktu singkat


Pada siapa yang temu tanpa kenal

Bimbang sembari beranjak

Lalu dengan senyum yang lembut menyapa

Ada cinta untukku darimu hari ini?


Susah…

Masihkah ada angan dan saling menukar tatapan?

Janji pada masa depan yang mungkin berkabut


Entah di mana akhir saat tawa

Perpisahan selesai

Setelah kemarin berikrar setia

Lalu hilang tanpa jejak


Selamat pagi

Cobalah memberi kabar


Paulus Lunga

Mahasiswa semester 4, Prodi Psikologi, Universitas Nusa Nipa Indonesia, Maumere


Frederikus Suni
Frederikus Suni Sastra mengalir dari kampung Haumeni untuk literasi Indonesia. Karya novel Terjebak, Superego, Kumpulan artikel editor pilihan Kompasiana Jejak Aksara, Antologi Jurnalisme warga "150 Kompasianer Menulis Tjiptadinata Effendi, Buku Biografi "Wanita Tangguh Peraih Masa Depan. Penulis Media Online Kompasiana, Terbitkanbukugratis.id dan Pep News. Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nusantara Jakarta

Posting Komentar untuk "Doa Pejuang LDR"