Filosofi Tenun NTT: Nur Endah Retno Wuryandari, Dosen Universitas Dian Nusantara, Beri Kado Indah untuk HUT ke-5 Tafenpah
[ Redaksi TAFENPAH ]
![]() |
| Filosofi Tenun NTT: Nur Endah Retno Wuryandari, Dosen Universitas Dian Nusantara, Beri Kado Indah untuk HUT ke-5 Tafenpah. Tafenpah.com |
JAKARTA, TAFENPAH.COM — Keindahan kain tenun Nusa Tenggara Timur (NTT) bukan sekadar lembaran kain tanpa makna. Di setiap helai benang yang terjalin, tersimpan filosofi tentang kesabaran, cinta, dan identitas budaya yang mendalam. Hal inilah yang mendasari apresiasi hangat dari Nur Endah Retno Wuryandari, seorang Dosen Manajemen di Universitas Dian Nusantara (UNDIRA), terhadap platform media Tafenpah.com.
Dalam sebuah pesan visual yang penuh makna, Nur Endah tampil anggun dengan latar belakang kain-kain tenun ikat NTT yang berwarna-warni. Baginya, NTT adalah bagian dari jiwa yang terus berdenyut dalam setiap narasi kebaikan.
Menenun Cerita di Setiap Helai Benang
Sambil memegang sehelai kain tenun yang sarat akan motif tradisional, Nur Endah menyampaikan pesan yang sangat menyentuh hati. Ia mengibaratkan kerja-kerja jurnalistik dan literasi seperti halnya proses menenun kain.
"Nusa Tenggara Timur, dimulai dari kain tenun. Setiap benang mempunyai warna dan setiap motif mempunyai cerita yang dalam. Semuanya menjadi indah dengan kesabaran," ungkapnya dengan penuh ketulusan.
Pesan ini seolah menegaskan bahwa media seperti Tafenpah.com, yang selama ini konsisten mengangkat isu-isu dari pelosok NTT dan Indonesia Timur, adalah "penenun" bagi pesan-pesan yang seringkali luput dari perhatian publik.
Tafenpah Sebagai Pewarta yang Melembutkan dan Berani
Nur Endah Retno Wuryandari juga menaruh harapan besar agar Tafenpah.com terus menjadi wadah yang membawa kedamaian sekaligus keberanian dalam bersuara. Ia menggunakan metafora alat musik Sasando dan tradisi Pasola untuk menggambarkan karakter media yang ideal.
"Jadilah pewarta untuk cerita yang melembutkan dan mendamaikan seperti bunyi Sasando, dan berani seperti Pasola," tuturnya.
Dosen Manajemen ini melihat bahwa di usia yang ke-5 ini, Tafenpah.com telah berhasil menjadi jembatan informasi mulai dari Alor hingga Rote, serta dari Manggarai sampai ke Pulau Sumba.
Harapan di Usia ke-5 Tafenpah.com
Ucapan selamat ulang tahun yang ke-5 ini bukan sekadar seremoni, melainkan doa agar semangat berwarta tidak pernah padam. Di akhir pesannya, Nur Endah mengajak seluruh tim Tafenpah untuk terus melahirkan karya-karya yang bermuara pada persatuan dan kemajuan daerah.
"Selamat ulang tahun Tafenpah.com yang kelima. Teruslah menyuarakan, terus berkarya, dan berwarta. Bolelebo, NTT di hati," tutupnya sembari memberikan salam hangat.
Apresiasi dari kalangan akademisi seperti Nur Endah Retno Wuryandari menunjukkan bahwa Tafenpah.com telah mendapatkan tempat di hati masyarakat, tidak hanya bagi putra-putri NTT, tetapi juga bagi siapa saja yang mencintai keberagaman budaya Indonesia.
Teruslah menenun kabar, Tafenpah! Dari untaian benang menjadi kain yang indah, dari seutas informasi menjadi pengetahuan yang mencerahkan.

Posting Komentar untuk "Filosofi Tenun NTT: Nur Endah Retno Wuryandari, Dosen Universitas Dian Nusantara, Beri Kado Indah untuk HUT ke-5 Tafenpah"
Posting Komentar
Diperbolehkan untuk mengutip sebagian materi dari TAFENPAH tidak lebih dari 30%. Terima kasih