Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Basuki Hadimuljono: PLBN Napan bukan hanya Simbol Kemewahan Indonesia, tapi Sebagai Embrio Pertumbuhan Ekonomi Perbatasan NTT dan Timor Leste

Penulis: Frederikus Suni

Basuki Hadimuljono: PLBN Napan bukan hanya Simbol Kemewahan Indonesia, tapi Sebagai Embrio Pertumbuhan Ekonomi Perbatasan NTT dan Timor Leste. Tafenpah.com


Tafenpah.com - Berdirinya Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di sejumlah wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal atau 3T, khususnya di wilayah provinsi Nusa Tenggara Timur, lebih tepatnya PLBN di desa Napan, kecamatan Bikomi Utara, kabupaten Timor Tengah Utara, provinsi Nusa Tenggara Timur, bukan semata karena melambangkan kebesaran wilayah kesatuan Negara Republik Indonesia, namun sebagai embrio pertumbuhan ekonomi.

Senada dengan apa yang disampaikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dr. (H.C) Ir. H. Mochamad Basuki Hadimuljono bahwasannya kehadiran PLBN di desa Napan akan melahirkan berbagai peluang ekonomi di tanah perbatasan Indonesia dan Timor Leste.

Seperti yang kita ketahui bersama, setiap ada pembangunan infrastruktur umum di wilayah 3T, ada pelbagai kesempatan bagi warga di wilayah tersebut untuk memajukan ekonominya.

Basuki Hadimuljono: PLBN Napan bukan hanya Simbol Kemewahan Indonesia, tapi Sebagai Embrio Pertumbuhan Ekonomi Perbatasan NTT dan Timor Leste. Foto: Dokumen Kementerian PUPR



Tidak hanya pertumbuhan ekonomi, Sumber Daya Manusia juga ikut berkembang.

Kemajuan juga datang dari intensnya komunikasi lintas budaya, bahasa, dan negara.

Elaborasi dari kemajuan dan pertumbuhan tersebut, juga mendorong warga di wilayah 3T, terutama masyarakat di tanah NTT untuk berani menciptakan sesuatu yang unik untuk dikenalkan pada wisatawan yang pastinya akan berdatangan, pasca diresmikan PLBN Napan.

Berbicara mengenai kapan dan siapakan yang akan meresmikan PLBN Napan, sejatinya pertanyaan tersebut sudah lama dinantikan oleh warga di kecamatan Bikomi Utara.

Bagaimana tidak, sejak pemerintahan Joko Widodo menugaskan sahabat terbaiknya yang merupakan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono untuk mendirikan PLBN Napan pada tahun 2020 hingga saat ini, rasa penasaran dan penantian warga di perbatasan NTT ini untuk melihat langsung bapak Jokowi dalam meresmikan PLBN Napan, rasanya sudah tak tertahankan.

Basuki Hadimuljono: PLBN Napan bukan hanya Simbol Kemewahan Indonesia, tapi Sebagai Embrio Pertumbuhan Ekonomi Perbatasan NTT dan Timor Leste. Foto: Dokumen Kementerian PUPR


Menariknya, penantian panjang dari warga perbatasan NTT dan Timor Leste ini, akan terbayar dalam beberapa waktu ke depan.

Di mana, berdasarkan informasi yang didapatkan admin Tafenpah Group dari akun instagram @kemenpupr dikatakan bahwasannya untuk saat ini pembangunan PLBN Napan akan segera dirampungkan dan setelah itu akan diresmikan oleh presiden Joko Widodo sebelum mengakhiri masa tugasnya sebagai presiden RI selama 2 periode.

Untuk diketahui bersama, total biaya pembangunan PLBN Napan sebesar 128 miliar.

Pembangunan PLBN Napan juga dibagi dalam 2 tahapan, yakni tahap I dan tahap II.

Pembangunan sarana prasana pendukung PLBN Napan Tahap I telah dimulai sejak Desember 2020 meliputi pekerjaan bangunan inti, gudang sita, bangunan cuci mobil, mess pegawai, Wisma Indonesia, toilet umum, mini terminal, hardscape, landscape, pekerjaan MEP kawasan, pembangunan kantor anggota TNI, dan kantor anggota Polri.

Adapun pekerjaan PLBN Napan Tahap I ini dilaksanakan sejak Desember 2020 dan selesai pada Juni 2022 dengan biaya sekitar Rp 106 miliar dengan kontraktor PT Wijaya Karya Bangunan Gedung.

Selanjutnya tahap II, dengan anggaran TA 2023 sebesar Rp 22,7 miliar untuk pembangunan rest area, pagar kawasan, jalan beton, lansekap, signage nama PLBN, perkuatan lereng, mebelair, dan selasar bangunan inti.

Dengan demikian, secara keseluruhan proyek ini menelan anggaran Rp 128,7 miliar.

Pekerjaan fisik Tahap II telah dimulai oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) NTT, Ditjen Cipta Karya sejak Mei 2023 dengan kontraktor pelaksana PT Metro-Konstruksi Jaya (KSO). 

Saat ini progres konstruksi telah mencapai 95% dan ditargetkan tuntas pada 30 Januari 2024. 

(sumber detikfinance dan Kementerian PUPR)

Frederikus Suni Admin Tafenpah Group
Frederikus Suni Admin Tafenpah Group Hi salam kenal ya!!! Saya Frederikus Suni, biasanya disapa Fredy Suni adalah pendiri dari Tafenpah. Profesi: Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Siber Asia (Asia Cyber University). Saya adalah mahasiswa Droup Out/DO dari Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana Malang dan Universitas Dian Nusantara (Undira). Saat ini bekerja sebagai Talent Management di PT. Sunstar Media Indonesia sekaligus Kreator Konten Tafenpah Group, Kompasiana, Eskaber, Terbitkanbukugratis, Inspirasiana, PepNews. Saya pernah menjadi Wartawan/Jurnalis di Metasatu.com dan NTTPedia.id || Saya pernah menangani proyek dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI || Saya pernah magang sebagai Copywriter untuk Universitas Dian Nusantara (Undira) Jakarta. Saat ini fokus mengembangkan portal yang saya dirikan yakni: www.tafenpah.com || www.pahtimor.com || www.hitztafenpah.com || www.lelahnyahidup.com || www.sporttafenpah.com || Mari, kita saling berinvestasi, demi kebaikan bersama || Terkait kerja sama dan informasi iklan bisa melalui email tafenpahtimor@gmail.com || || Instagram: @suni_fredy || @tafenpahcom || @pahtimorcom || Youtube: @Tafenpah Group

Posting Komentar untuk "Basuki Hadimuljono: PLBN Napan bukan hanya Simbol Kemewahan Indonesia, tapi Sebagai Embrio Pertumbuhan Ekonomi Perbatasan NTT dan Timor Leste"