Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Lentera Mata Senin Pagi

Ilustrasi gambar: Merdekacom

Penulis: Sesmi Permatasari | Editor: Fredy Suni

Aku terbangun menyusuri lentera-lentera Senin pagiku

Berharap di pagi ini ku temukan titik temu yang dapat menenangkan jiwaku

Bukan perihal Mata dan Hati tapi tentang rasa kecemasan yang selalu menghantuiku setiap waktu..


Bukan juga ucapan Cinta,tetapi  tentang bukti bahwa kau adalah lentera mata untukku

Aku merintih tertatih tanpa ragu mengatakan anganku

Khayalanku, mimpiku,untuk menghiasi lentera-lentera di pagi seninku

Mencari sebuah masalah, agar semua bisa di selesaikan  dengan kepastian.


Baca Juga: Pagiku, Bahagiaku


Tatkala aku telah menjadi penikmat pagi  dan senja..

Untuk menunggu lenteraku entah kapan bersinar

Sekalipun aku memohon kepada sang pencipta untuk membiarkanku merasakan keindahan kelip terangnya lentera di pagi seninku


Lantas apakah bisa?

kegelapan tanpa cahaya bisa bersatu untuk menyinari dunia?

Kuharap,  secercah cahaya segera singgah untuk dapat mewarnai lentera mataku

Lalu, menggerakkan langkah menuju arah yang harus kutuju

Meski semua harus terkesan begitu menyiksa.


Namun, aku tak ingin semua berakhir penuh dramatik

Aku akan tetap berusaha memberikan yang selalu menghidupkan lentera-lenteraku

Agar seninku di hari ini selalu menimbulkan kebahagiaan

Sampai nanti, Lentera mataku

Sampai jumpa senin pagiku

Kedatanganmu berbisik dan menghadiahkan hari  yang spesial dalam hidupku


Frederikus Suni
Frederikus Suni Hello pembaca Tafenpah...! Salam kenal dari saya Fredy Suni ya. Selamat membaca!! Terkait kerja sama bisa melalui email tafenpahtimor@gmail.com || || Instagram: @Literasi_Tafenpah

Posting Komentar untuk " Lentera Mata Senin Pagi"