Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Derita Dari Daratan Timur Flores Hingga Timor Leste di Hari Kebangkitan Yesus Kristus



Warga NTT terpaku menatap reruntuhan rumah mereka, akibat banjir bandang. Foto dari Reginal.inews.id.



Tiada seorangpun tahu kapan peristiwa alam terjadi. Seandainya tahu, tapi manusia tidak bisa memastikan kapan dan saat yang seperti apa, peristiwa alam yang mengerikan itu datang menghancurkan semuanya.


Hari Kebangkitan Yesus Kristus, Nusa Tenggara Tmur hingga Timor Leste berduka. 



Hujan deras yang memicu kerusakan bahkan menenggelamkan ribuan rumah. Anak-anak yang tak berdosa, kakek-nenek, bapak-mama serta sanak saudara hanya berpasrah, tatkala peristiwa alam membawa mimpi dan cita-cita untuk terlepas dari Pandemi Covid-19.


Daerah yang terkena banjir membentang dari daratan Timur Flores hingga Timor Leste. Duka mendalam di tanah kelahiranku.


“Ada 55 orang kehilangan nyawa, tetapi akan bertambah, sementara 42 orang hingga kini belum ditemukan keberadaan mereka.” Kata juru bicara Badan Penanggulangan Bencana Indonesia, Raditya Djati, kepada penyiar MetroTV.”


Lumpur dan cuaca ekstrim serta puing-puing reruntuhan menghambat tim SAR, Kata Djati terkait situasi di Nusa Tenggara Timur.


Kepala Badan Bencana Flores Timur, Alfons Hada Bethan mengatakan bahwa, kami menduga banyak orang yang masih terkubur, tetapi tidak pasti jumlahnya berapa.


Penulis yang berasal dari Nusa Tenggara Timur sebelumnya tidak pernah menyaksikan atau mendengar banjir bandang yang sangat mengerikan di tanah kelahiranku.


Musim hujan setiap tahun di daratan NTT, mulai dari bulan Januari – Mei, tapi banjir deras seperti saat ini jarang terjadi di sana. Kalaupun terjadi, tapi keadaannya tidak separah saat ini.


Pandemi belum berakhir, bencana alam datang menyapa dan menghancurkan harapan di tahun 2021. Rasanya sakit dan kami tidak bisa berbuat banyak hal. Selain menyaksikan tanah kelahiran kami ikut diporak-porandakan oleh bencana alam.


Presiden Joko Widodo menyampaikan belasungkawa atas peristiwa alam yang menimpa daratan Nusa Tenggara Timur dan Timor Leste.


“Saya sudah perintahkan agar upaya penanggulangan bencana dilakukan dengan cepat dan baik. Misalnya bantuan pelayanan kesehatan, bantuan logistik dan kebutuhan dasar pengungsi serta perbaikan infrastruktur.” Ujarnya. (bbc.com).


Sekadar catatan tambahan, tahun ini di negara kita memang dilanda banjir. Misalnya di kota Sumedang Jawa Timur yang menewaskan 40 orang. Kalimantan dan Sulawesi.


Tanah tumpah darah kita, kini disesaki dengan rentetan peristiwa alam yang sangat mengerikan. 


Timor Leste

Situasi warga Timor Leste di tengah banjir. Foto dari bbc.com.


Banyak korban diyakini berasal dari ibukota Timor Leste, Dili.


Badan Bencana Timor Leste memperkirakan bahwa hampir setengah populasi penduduk negara itu sekitar 125 juta orang tinggal di beberapa bagian negara yang berisiko



Kita pun tidak bisa menyalahkan siapapun atas peristiwa alam ini. Apa yang kita alami di negara kita adalah ujian yang terkadang tidak masuk akal. Tapi, itulah realita kehidupan. Terkadang kita di atas, dan di bawah. Yang terpenting kita saling mendoakan dan menjaga satu dan lainnya. 


Belasungkawa mendalam dari anak-anak rantau Nusa Tenggara Timur di manapun untuk tanah kelahiran kami. 


Salam dan doa dari kami sekeluarga anak rantau NTT dari Jakarta.


Frederikus Suni
Frederikus Suni Sastra mengalir dari kampung Haumeni untuk literasi Indonesia. Karya novel Terjebak, Superego, Kumpulan artikel editor pilihan Kompasiana Jejak Aksara, Antologi Jurnalisme warga "150 Kompasianer Menulis Tjiptadinata Effendi, Buku Biografi "Wanita Tangguh Peraih Masa Depan. Penulis Media Online Kompasiana, Terbitkanbukugratis.id dan Pep News. Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nusantara Jakarta

6 komentar untuk "Derita Dari Daratan Timur Flores Hingga Timor Leste di Hari Kebangkitan Yesus Kristus"

  1. Turut berduka atas peristiwa bencana alam di NTT, semoga keadaan segera membaik. Aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Mbak Siti untuk doa dan empatinya. Salam hangat

      Hapus
  2. Turut berduka atas bencana melanda

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Pak Budi untuk doa dan empatinya. Salam

      Hapus
  3. Turut berduka atas bencana yang terjadi. Semoga segera membaik.
    (HTO)

    BalasHapus