Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Literasi Tenaga Pengajar dan Orang Tua Dapat Menumbuhkan Minat Anak | Tafenpah

Penulis: Fredy Suni

Literasi anak akan bertumbuh, bila orang tua membiasakan diri untuk membaca dan menulis setiap hari | Ilustrasi gambar dari TimesIndonesia



Tafenpah.com - Salam jumpa lagi sobat Tafenpahners, literasi menulis dan membaca adalah hal mutlak bagi setiap orang.


Karena kehidupan harian kita tidak pernah lepas dari kegiatan membaca dan menulis.


Menulis bagi sebagian anak, dalam hal ini siswa-siswi SD, memang susah-susah gampang sih.


Karena dunia mereka masih seputar hiburan bersama teman-teman mereka.


Selain itu juga, mereka hanya bisa bertahan sekurang-kurang sejam untuk menyerap pelajaran selama di sekolah.


Akan tetapi, literasi menulis dan membaca harus ditanamkan dalam diri anak-anak.


Dua aktor yang penting dalam menumbuhkan literasi membaca dan menulis bagi anak-anak SD adalah tenaga pengajar (Guru) dan orang tua.


Peran Guru dalam Menumbuhkan Literasi bagi Peserta Didik

@Kompas

Aktivitas harian peserta didik bersama tenaga pengajar selama di sekolah, memang tidak pernah lepas dari kegiatan belajar dan mengajar.


Sejak pagi, peserta didik SD sudah menerima berbagai materi pelajaran.


Sadar atau pun tidak, peserta didik cepat bosan. Karena kemampuan manusia untuk menerima hal dari luar dirinya, dalam hal ini pelajaran hanya berkisar 20 hingga sejam.


Akan tetapi, ada yang lebih. Itulah keunikan dari peserta didik.


Nah, bagi tenaga pengajara yang super kreatif, selingan permainan dan mendengarkan musik, bisa mengusir rasa bosan peserta didik.


Terlepas dari persoalan di atas, peran literasi membaca dan menulis antara siswa dan guru memang mampu meningkatkan daya tarik siswa.


Rutinitas Membaca dan Menulis dari Orang Tua Menjadi Modal Ketertarikan Anak

@Liputan6

Cara yang paling sederhana dari orang tua untuk menumbuhkan minat baca dan menulis sang anak adalah aksi nyata dari orang tua sendiri.


Misalnya, orang tua yang ingin anak-anaknya berkembang dalam literasi yang nantinya merambat atau berpengaruh ke bidang lainnya, hal pertama adalah orang tua harus terbiasa menulis dan membaca.



Aksi nyata ini memang terbukti meningkatkan minat anak dalam berliterasi (Sumber:Sharing Penulis dan beberapa orang tua yang bergerak di bidang litetasi).


Mengapa metode ini wajib ditiru oleh orang tua di luar sana?


Karena secara tak sadar, alam bawah sadar anak akan terus bertumbuh dalam berliterasi, bila lingkungan orang tuanya yang terlebih dahulu menjalankan kegiatan berliterasi.



Ibarat mesin mobil atau motor, bila setiap pagi kita manasin, tentu saja mesinnya akan tetap awet.


Karena pola ini terus dilakukan oleh kita dalam merawat barang-barang berharga tersebut.



Demikian, alam bawah sadar anak akan terus bertumbuh dan berlembang, bila orang tua terus melakukan kegiatan positif setiap hari di rumah.



Selain cara di atas, kalau bisa orang tua perlu menyediakan taman bacaan mini di setiap pojok rumah.


Hal ini akan merancang atau menstimulus minat sang anak dalam berliterasi.


Demikian sharing singkat mengenai tips sederhana dalam menembuhkan minat literasi anak.




Frederikus Suni
Frederikus Suni Hello pembaca Tafenpah...! Salam kenal dari saya Fredy Suni ya |Kunjungi juga situs baru saya di SuaraDiaspora.Wordpress.com Selamat membaca!! Terkait kerja sama bisa melalui email tafenpahtimor@gmail.com || || Instagram: @Literasi_Tafenpah

Posting Komentar untuk "Literasi Tenaga Pengajar dan Orang Tua Dapat Menumbuhkan Minat Anak | Tafenpah"