Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jejak Asmara | Tafenpah

Penulis: Fredy Suni

Tambtan hati

Di tepi pantai, antara aku dan dia merajut benang asmara.

Sementara, tampak dari kejauhan

Rambu pirangnya terurai manja 

Di tengah deburan ombak


Angin pun bertiup kencang

Seolah-olah ia tak mau merestui hubungan kami


Namun, karena cinta, kami terus menatap bayangan senja



Cinta...

Barangkali bagi sebagian orang hanyalah ilusi

Namun, bagiku, cinta adalah misteri rasa.


Ia hadir tanpa diundang

Begitu pun kalau ia pergi, tanpa ada pemberitahuan juga.


Akan tetapi, di bawah terang kejujuran

Semuanya terasa mengalir begitu saja

Dan pada akhirnya, kami pun 

Terbaring dalam penantian

Frederikus Suni
Frederikus Suni Hello pembaca Tafenpah...! Salam kenal dari saya Fredy Suni ya |Kunjungi juga situs baru saya di SuaraDiaspora.Wordpress.com Selamat membaca!! Terkait kerja sama bisa melalui email tafenpahtimor@gmail.com || || Instagram: @Literasi_Tafenpah

Posting Komentar untuk "Jejak Asmara | Tafenpah"