Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat Tinjau TJPS di Sumba Barat Daya

Gubernur VBL tinjau Program TJPS dengan mesin Combine di Sumba Barat Daya. Foto dari Humas Pemprov NTT.

Penulis: Humas Pemprov NTT | Editor: Fredy Suni

SUMBA, Tafenpah.com - Program Tanam Jagung Panen Sapi  (TJPS) yang dicanangkan oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu  Laiskodat bersama wakil Gubernur NTT Yosef Nae Soi di Provinsi Nusa Tenggara Timur kian menuai hasil yang  berlimpah. Bagaimana tidak? ribuan hektar lahan pertanian yang sebelumnya dibiarkan terbengkelai dan tidak produktif kini dipenuhi  hamparan tanaman  jagung yang membentang sejauh mata memandang.


Seperti yang ada di Kabupaten Sumba Barat Daya, Meskipun intervensi Gubernur NTT menargetkan program TJPS khususnya di Kabupaten tersebut mencapai 15.000 hektar, namun hingga saat ini  pemerintah bersama para petani mandiri di Kabupaten Sumba Barat Daya mampu membuka lahan pertanian khususnya komoditas jagung hingga 35.000 hektar.


Dalam kunjungan kerja Gubernur NTT Sabtu 25 Juni 22, di Desa Limbu Kambe Kecamatan Kodi Utara, Gubernur Viktor melakukan panen jagung secara simbolis menggunakan mesin combine di lahan milik kelompok tani Karya Sadar yang merupakan wilayah pengembangan program TJPS Mandiri Pola Kemitraan.


Usai panen, Gubernur NTT didampinggi Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya bersama unsur Forkompimda kemudian melakukan pemipilan jagung dengan menggunakan mesin pemipil.


Selain melakukan panen raya di Desa Limbu Kambe Kecamatan Kodi Utara, dihari yang sama Gubernur NTT juga melakukan panen jagung program TJPS di Desa Tanjung Taroso, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya.


Gubernur Viktor  Laiskosat, mengapresiasi kinerja dan  kerja keras dari Bupati, Kepala Dinas Pertanian kepala desa serta para penyuluh di Kabupaten Sumba Barat Daya yang telah mengerahkan petani di di Kabupaten itu. Menurutnya meskipun di musim panas namun lahan seluas 35.000 hektar untuk komoditas jagung dapat dimanfaatkan secara optimal. Bagi Viktor pencapaian itu merupakan suatu hal yang sangat luar biasa dan menjadi sejarah baru bagi Pulau Sumba sebagai salah satu daerah penyumbang pangan nasional.


Dalam dialog bersama Gubernur NTT, para petani  mengaku program TJPS selain memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi petani, program yang dicanangkan Gubernur Viktor juga membentuk pola pikir masyatakat untuk meningkatkan luas lahan dan produktivitas pertanian di Kabupaten Sumba Barat Daya. Merekapun tidak menyangka hasil produksi jagung yang diproleh juga berlimpah meskipun masih mengalami kendala seperti serangan hama belalang, keterbatasan alutsista pertanian dan terlambanya distribusi pupuk namun pencapaian rata-rata 7 ton per hektar.


Menanggapi keluhan para petani, Gubernur berjanji akan menyiapkan alat tanam, mesin panen dan mesin rontok secara bertahap sebagi bentuk perhatian dari pemerintah pusat dan provinsi. Selain itu Viktor Laiskodat juga berjanji akan mengirim alat pengering jagung sebanyak 2 unit di Kabupaten Sumba Barat Daya.


Untuk diketahui dalam program TJPS, pemerintah siapkan off taker atau perusahan yang akan membeli semua hasil produksi jagung yang ditanam oleh masyarakat. Harga juga sesuai harga pasar, tetapi untuk memberikan jaminan kepada masyarakat pemerintah batasi harga minimum Rp 3.200/kg. Kendati saat panen harga pasar di bawah batas minimum, off taker tetap membeli dengan harga Rp.3.200/kg.


Sebelumnya pada Tanggal 21 Mei 2022 lalu Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur telah mengirim 1.000 ton jagung hasil program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS), dari Kabupaten Sumba Barat Daya ke luar NTT. Pengiriman itu merupakan yang pertama di era kepemimpinan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wagub NTT, Josef Nae Soi.

Frederikus Suni
Frederikus Suni Hello pembaca Tafenpah...! Salam kenal dari saya Fredy Suni ya |Kunjungi juga situs baru saya di SuaraDiaspora.Wordpress.com Selamat membaca!! Terkait kerja sama bisa melalui email tafenpahtimor@gmail.com || || Instagram: @Literasi_Tafenpah

Posting Komentar untuk "Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat Tinjau TJPS di Sumba Barat Daya"