Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pesona Raja Ampatnya Kota Malang

Pesona Raja Ampatnya kota Malang. Tafenpah.com

Hai sobatku, apakah anda adalah seorang pencinta traveling? Jika ya, berarti kita berada di satu jalur busway.


Selain menulis, impian saya adalah menjelajahi tempat-tempat wisata yang ada di Nusantara. Mulai dari Pulau Flores, Lombok, Bali, Papua, Kalimantan, dan daratan Jawa. Yang menarik bagi saya adalah menikmati Pantai Teluk Asmara. 


Sobatku, keindahan pantai Malang Selatan masih menyimpan misteri bagi pelancong nusantara maupun dunia global. Bagaimana tidak? Salah satu pantai yang berhasil menyita energi positifku untuk berkelana adalah pantai “Teluk Asmara.”


Sebelum menikmati pesona Raja Ampat kota Malang, saya berswafoto di pintu masuk. Sekadar menatap keindahan alam yang sangat menakjubkan. Pantai Teluk Asmara identik dengan Raja Ampat Papua. Mengapa? Karena pemandangannya serupa keindahan di Raja Ampat Papua.

Pintu masuk Pantai Teluk Asmara Malang Selatan. Tafenpah.com

Sejauh mata memandang, ada kekuatan maha dahsyat yang tersembul, dibalik pulau-pulau kecil yang memiliki nuansa Raja Ampat, Pantai Teluk Asmara. Yang pasti saya tidak membahas asal-usul pemberian nama Teluk Asrama. Karena saat itu, saya tidak ditemani oleh Tour Guide.


Seberkas sinar mentari menghipnotis saya di antara hijaunya pulau-pulau kecil yang berjejeran menghimpit pantai Teluk Asmara. Air laut yang jernih, makin menggoda birahiku untuk segera menikmatinya.


Pantai Teluk Asmara letaknya berada di desa Tambakrejo, Sumbermanjing Wetan, Malang, Jawa Timur.


Apa sih kelebihan dari Pantai Teluk Asmara?

Pesona Raja Ampatnya kota Malang ketika diambil dari ketinggian. Tafenpah.com


Daya tarik dari pantai selatan Malang ini adalah deretan pulau-pulau kecil yang mengitarinya. Ya, serupa dengan keindahan Raja Ampat Papua. Meskipun, saya belum pergi ke Papua. Tapi, melalui literasi travelling dalam setaip coretan baik di media digital maupun buku, saya berani membangkitkan hasrat imajinasiku dan mendekatkan keindahan tersebut dalam kelima panca inderaku.


Hamparan pulau kecil itu sangat memanjakan mata setiap pengunjung. Apalagi kita bersama dengan tambatan hati, wah viewnya sangat menakjubkan, sejauh mata memandang.


Setahunn yang lalu, saya menghabiskan masa liburan di sana. Selain keindahan alam pegunungannya, mata saya tidak bisa membohongi semesta persawahan yang berjejer di sepanjang jalan.


Pohon-pohon kelapa pun menjulang tinggi membelah angkasa kota Malang. Dan di saat itulah, saya mulai berfilsafat tentang keindahan.


Keindahan 

Tafenpah.com

Segala sesuatu yang berada di sekitar Pantai Teluk Asmara sangat indah. Viewnya kita bisa dapatkan dari atas ketinggian. Lensa kamera kita akan bebas mengeksplorasi keindahan alam dengan berbagai gaya fotografi.


Sobatku, saya bukanlah fotografer sekeren “Sukma Tom.” Tapi, soal keindahan dan berimajinasi, mungkin saya berada di atasnya.


Mengapa saya suka berimajinasi di tepian pantai? Sebab, saya selalu berusaha untuk membangun dialog dengan alam semesta. Selain saya juga berdialog dengan diri sendiri, sesama, peristiwa yang saya alami maupun dengan sang Pencipta.


Dalam dialog bersama semesta Teluk Asmara, saya menemukan elaborasi rasa memaknai kehidupan sebagai sesuatu yang harus diperjuangkan dalam kondisi apa pun.


Gaya filosofi ringan ini menjadi busur panah bagiku untuk menikmati pemandangan alam dari sudut yang berbeda.


Memotret Rindu Demi Masa Depan


Sobatku, setiap perjalanan dari tangga pertama akan menjadi bahan perbincangan yang asyik di hari tua bersama orang-orang tercinta.


Saya selalu memegang filosofi perjalananku yakni; memotret rindu dalam mengabadikan setiap momen yang terkadang terlewatkan begitu saja tanpa direfleksikannya sebagai bekal untuk hari esok dan lusa.


Hasrat ini bukan tumbuh dalam semalam suntuk. Melainkan, saya sudah lama mengasahnya secara otodidak.

Belajar otodidak adalah cara terbaik untuk menajamkan diri lebih dalam tentang nilai-nilai keindahan (estetis). 



Sobatku, hasil jepretan kita dalam bentuk foto, video maupun tulisan akan menjadi sesuatu yang bernilai dan bermanfaat bagi siapa pun yang pernah berkencan dengan hasil karya kita. Untuk itu, jangan sekali-kali melupakan dokumentasi ya.


Karena sesuatu yang terjadi pada masa lalu, kita tidak akan mengulanginya. Tetapi, kita hanya bisa bernostalgia saja melalui hasil tulisan, video maupun foto yang kita simpan di album rahasia kita.







Frederikus Suni
Frederikus Suni Sastra mengalir dari kampung Haumeni untuk literasi Indonesia. Karya novel Terjebak, Superego, Kumpulan artikel editor pilihan Kompasiana Jejak Aksara, Antologi Jurnalisme warga "150 Kompasianer Menulis Tjiptadinata Effendi, Buku Biografi "Wanita Tangguh Peraih Masa Depan. Penulis Media Online Kompasiana, Terbitkanbukugratis.id dan Pep News, NTTBANGKIT.COM. Pernah kuliah di Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana Malang. Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nusantara Jakarta. Lembaga Komunikasi dan Informasi (LKI) Partai Golkar DPD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Campus Ambassador Internasional at MUN

Posting Komentar untuk "Pesona Raja Ampatnya Kota Malang"